Pemimpin Ansharullah: Iran Persembahkan Banyak Syuhada demi Jalankan Kewajiban Islaminya Bela Palestina
POROS PERLAWANAN – Dalam pidato mingguannya pada Kamis 14 November, Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik Badrudin al-Houthi menyatakan, rakyat Yaman dalam perjalanan jihadnya telah mempersembahkan syahid di tiap pekan.
“AS ingin kita mengikuti proyek Zionis, yaitu proyek agresi terhadap umat kita,” kata al-Houthi, diberitakan al-Alam.
“Sebagian besar rezim Arab mengikuti proyek tersebut dengan menyerah di hadapan AS.”
“Bukan sebuah maslahat bagi umat kita untuk menggunakan kekuatannya demi kepentingan musuh-musuhnya.”
“Zionisme ingin menjadikan pihak-pihak yang menerima skenarionya hanya sebagai bonekanya saja. Zionisme tidak menghendaki pihak mana pun menentang proyeknya.”
“Salah satu bahaya yang mengancam Umat Islam adalah sebagian pihak ingin menentukan sikap tanpa mengikjuti prinsip, nilai, dan ajaran Alquran. Ketika penentuan sikap dilakukan terpisah dari prinsip dan akhlak, maka pandangan-pandangan pun akan menyimpang.”
“Kebanyakan rezim Arab mengikuti AS, padahal mereka tahu bahwa negara dan Pemerintahan mereka menjadi target Washington.”
Pemimpin Ansharullah lalu menyinggung statemen terbaru Benyamin Netanyahu soal keharusan mengubah wajah Timteng. Ia mengatakan,”Netanyahu mengakui ambisinya untuk mengubah wajah Timteng. Pelayanan kepada AS dan Rezim Zionis tidak akan bisa melindungi umat dari bahaya.”
“Umat mesti membebaskan diri dari belenggu ketakutan kepada AS-Israel. AS-Israel berusaha melenyapkan kekuatan umat.”
“Syuhada adalah sebuah jalan agung. Mengenang syuhada akan membangunkan nurani.”
“Rezim Zionis telah merancang sebuah proyek baru yang sangat keji terhadap penduduk utara Gaza. Israel ingin memaksa mereka pindah dengan cara membuat mereka kelaparan.”
Terkait dukungan Republik Islam Iran untuk Palestina, al-Houthi mengatakan,”Iran menjalankan kewajiban besar Islaminya dan mempersembahkan para syahid agung di jalan ini, seperti Syahid Qassem Soleimani.”
“Yaman telah melancarkan banyak operasi yang menyasar target-target Zionis dengan menggunakan rudal dan melalui laut. Setelah kapal induk AS diserang Yaman, mereka kabur dari Laut Merah.”
“Jika kapal-kapal induk AS kembali mendekati Laut Merah, operasi-operasi kita akan berlanjut.”
“AS melancarkan beberapa serangan udara ke Yaman. Namun itu tidak memengaruhi operasi-operasi kita sedikit pun. Apa pun yang dilakukan AS, sikap kita tidak berubah,” tegas al-Houthi.
