Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Panglima Angkatan Bersenjata Iran: Akan Kami Timpakan Balasan Menghancurkan kepada Rezim Zionis

Panglima Tentara Iran: Kami Akan Memberikan Balasan yang Menghancurkan kepada Rezim Zionis

POROS PERLAWANAN — Panglima Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Mayor Jenderal Sayid Abdul Rahim Mousavi, menegaskan bahwa Iran akan memberikan balasan yang menghancurkan terhadap rezim Zionis. Hal ini disampaikannya pada Kamis, 14 November dalam kunjungan ke keluarga almarhum Mayor Sajjad Mansouri, seorang martir pembela angkasa Iran, di mana Mousavi untuk menyerahkan medali pengorbanan sebagai penghormatan.

“Setiap orang memiliki usia yang telah ditentukan, dan cara mereka menyelesaikan hidup adalah yang terpenting. Saat ini, banyak jiwa di Gaza, mulai dari bayi hingga lansia, telah menjadi syahid. Demikian pula, banyak orang wafat selama pandemi COVID-19,” ujar Mousavi, seraya menambahkan, hidup penuh makna adalah hidup yang diakhiri dengan pengorbanan dan martir.

Dalam pertemuan itu, Mousavi mengutip ucapan Syahid Qasim Soleimani: “Tidak ada yang dapat meraih syahid jika tidak hidup dengan semangat syahid.” Ia menegaskan, Syahid Mansouri telah menukar nyawanya dengan surga dan keabadian. Mousavi menambahkan, para martir akan selalu hidup di sisi Allah dan kelak menjadi penolong bagi keluarga mereka di hari kiamat.

Menurutnya, momen syahid sangatlah menyenangkan bagi mereka yang merasakannya, hingga mereka berharap dapat merasakan kembali pengalaman tersebut ribuan kali. “Martir selalu hidup abadi, sementara banyak dari kita yang setelah meninggal hanya dikenang sebentar,” katanya.

Mousavi juga menyebutkan, meskipun banyak keluarga yang memiliki anggota yang menjadi martir, martir dari pertahanan udara Iran memiliki kehormatan tersendiri karena mereka gugur dalam melawan “musuh terburuk di muka bumi” — yang diibaratkan seperti Shimir dan Yazid di masa modern (mengacu pada Netanyahu dan Biden). Ia berharap para martir tersebut kelak dikumpulkan bersama dengan para syuhada Karbala.

Lebih lanjut, Mousavi menegaskan, Iran akan menentukan waktu dan cara responsnya sendiri. “Kami akan bertindak tanpa ragu ketika waktunya tiba, dan balasan kami akan menghancurkan,” ujar Mousavi.

Di akhir pernyataannya, ia menekankan, di Iran, bukan hanya militer yang siap mempertahankan negara, namun seluruh rakyat juga berada dalam semangat milisi untuk membela revolusi, kehormatan, dan tanah air mereka. “Selama ada pemuda seperti putra-putra kalian, musuh, khususnya rezim Zionis, tidak akan pernah mencapai tujuannya di negara ini,” pungkasnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *