Pemimpin Tertinggi Iran: Rencana Konyol Amerika untuk Gaza Tidak akan Berhasil
POROS PERLAWANAN – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei menegaskan bahwa rencana Amerika Serikat terkait Gaza dan Palestina tidak akan membuahkan hasil. Ia menyoroti kegagalan strategi Washington, yang sebelumnya mengeklaim akan menghancurkan Perlawanan, tetapi kini justru harus menerima kembali tawanannya dari kelompok kecil pejuang Perlawanan, sementara banyak tahanan Palestina dibebaskan.
Menurut laporan Fars News Agency, Sekretaris Jenderal Jihad Islam Palestina, Ziyad al-Nakhalah, bersama delegasi pendampingnya, bertemu dengan Ayatullah Khamenei pada Selasa 18 Februari sore.
Dalam pertemuan tersebut, Ayatullah Khamenei mengucapkan selamat atas keberhasilan Perlawanan di Gaza. Ia menekankan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari persatuan, ketahanan, dan kesabaran para pemimpin serta pejuang Perlawanan, yang didukung oleh semangat rakyat Palestina dalam menghadapi tekanan. Menurutnya, keberhasilan dalam menghadapi musuh serta keteguhan dalam negosiasi yang kompleks telah meningkatkan martabat Perlawanan di Kawasan.
Pemimpin Tertinggi menggambarkan kemenangan rakyat Gaza atas Israel dan Amerika Serikat sebagai pencapaian bersejarah. “Kemenangan ini telah menciptakan standar baru dalam perjuangan Perlawanan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti beberapa rencana yang diusulkan Amerika Serikat dan pihak lain mengenai Gaza dan Palestina, dan menegaskan bahwa rencana-rencana tersebut tidak akan berhasil. “Mereka yang satu setengah tahun lalu mengeklaim akan menghancurkan Perlawanan dalam waktu singkat, kini justru menerima kembali tawanannya dari kelompok-kelompok kecil pejuang Perlawanan dan terpaksa membebaskan banyak tahanan Palestina,” katanya.
Ayatullah Khamenei menyatakan bahwa strategi Perlawanan dalam menukar tawanan Israel dengan tahanan Palestina telah memperlihatkan kekuatan Perlawanan di hadapan dunia. “Opini publik global kini berpihak pada Palestina, dan dalam situasi seperti ini, tidak ada rencana yang dapat berhasil tanpa persetujuan Perlawanan dan rakyat Gaza,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal Jihad Islam Palestina, Ziyad al-Nakhalah mengucapkan selamat kepada Ayatullah Khamenei atas kemenangan besar Perlawanan di Gaza. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari dukungan berkelanjutan Republik Islam Iran serta arahan dari Syahid Sayyid Hasan Nasrallah.
Al-Nakhalah menegaskan bahwa selama satu setengah tahun terakhir, Perlawanan Palestina pada dasarnya telah berperang melawan Amerika Serikat dan Barat. Meskipun menghadapi ketimpangan kekuatan yang besar, Palestina tetap mampu meraih kemenangan yang signifikan.
Ia juga menyoroti pentingnya persatuan dan koordinasi antara kelompok-kelompok Perlawanan Palestina dan Lebanon, baik di medan perang maupun dalam ranah politik, yang menjadi faktor kunci dalam keberhasilan Perlawanan di Gaza. Dalam laporannya tentang perkembangan terbaru di Gaza, Tepi Barat, serta proses negosiasi dan kesepakatan yang telah dicapai, Imam Ali Khamenei menegaskan: “Kami tidak akan pernah meninggalkan jalur Perlawanan, dan sebagai pejuang, kami akan terus melanjutkan perjuangan ini.”
