Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Generasi Baru Pesawat Nirawak Iran: Lebih Kecil dan Lebih Berbahaya

POROS PERLAWANAN — Iran kembali memperkenalkan teknologi terbaru di bidang militer dengan meluncurkan mikro-drone generasi baru dalam latihan militer yang sedang berlangsung. Dilansir Tehran Times pada Rabu 19 Februari, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memamerkan pesawat nirawak berukuran kecil yang diklaim lebih efektif dan berbahaya.

Dalam beberapa tahun terakhir, drone buatan Iran telah dikenal karena kecepatan, akurasi, dan biaya produksinya yang rendah. Teknologi ini pun banyak diminati oleh berbagai negara di berbagai benua. Meski telah mencapai berbagai pencapaian, Iran tetap menunjukkan ambisinya dalam mengembangkan teknologi pesawat nirawak dengan menghadirkan generasi terbaru yang berukuran lebih kecil dan lebih lincah.

Mikro-drone, yang juga dikenal sebagai Micro Aerial Vehicle (MAV), dirancang untuk melaksanakan misi khusus di area yang sulit dijangkau oleh pesawat nirawak berukuran besar, seperti di dalam ruangan atau ruang sempit. Komandan Pasukan Darat IRGC, Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour mengungkapkan bahwa MAV telah digunakan dalam pertempuran langsung dalam beberapa tahun terakhir.

“Selama dua hingga tiga tahun terakhir, perkembangan global telah membuktikan bahwa MAV tidak hanya efektif untuk misi pengawasan dan pengintaian. Saya pernah mendengar kasus di mana sekelompok mikro-drone digunakan untuk menyerang tank, yang tentunya sulit bagi tank untuk menargetkan objek sekecil ini. Selain itu, MAV juga jauh lebih murah dibandingkan sebuah tank, bahkan jika digunakan dalam jumlah besar,” ujar Jenderal Pakpour kepada Tehran Times.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Jenderal Pakpour memantau latihan militer di wilayah barat daya Iran. Ia menambahkan bahwa konflik di Ukraina serta konflik antara Armenia dan Azerbaijan telah membuktikan manfaat penggunaan mikro-drone. Berdasarkan pengalaman tersebut, Iran memutuskan untuk mengembangkan MAV generasi terbaru yang telah berhasil menyelesaikan misi dalam latihan militer, sehingga dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Dalam laporan Tehran Times, disebutkan bahwa salah satu MAV yang digunakan dalam latihan tersebut adalah “Saber”. Drone ini mampu membawa berbagai jenis senjata anti-tank dan anti-personel dengan jangkauan hingga 5 kilometer.

Meski Jenderal Pakpour tidak memberikan detail mengenai sejauh mana Iran atau negara lain menggunakan senjata baru ini, keberadaan mikro-drone buatan Iran diperkirakan akan menjadi aset berharga bagi negara tersebut dan ancaman serius bagi pihak-pihak yang memusuhi mereka.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *