Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Pernyataan Hamas Soal Tren Proposal Gencatan Senjata Gaza yang Cenderung ‘Abaikan Martabat’ Palestina

Pernyataan Perlawanan Palestina Soal Tren Proposal Gencatan Senjata Gaza

POROS PERLAWANAN – Perlawanan Palestina pada Sabtu malam 31 Mei menyatakan, sejak hari pertama agresi Rezim Zionis ke Gaza hingga sekarang, tak satu pun proposal yang diajukan mencakup penghentian perang sepenuhnya.

“Tiap proposal yang diajukan kepada kami tetap mempertahankan instrumen perang memayungi kepala kami secara permanen. Bangsa kami diminta untuk menerimanya dan menyerah. Pada hakikatnya, ini sama saja dengan merampas hak bangsa Palestina untuk membela diri dan martabatnya,” demikian dinyatakan Perlawanan Palestina dalam statemennya, Fars melaporkan.

Perlawanan Palestina menyatakan, pihaknya telah mengkaji tiap tawaran yang diajukan kepada mereka selama perang berlangsung.

“Sebuah proposal ditawarkan kepada kami pada 19 Januari. Namun Rezim Zionis mengabaikannya agar bisa melanjutkan pembantaian atas bangsa kami.”

Pada hari Sabtu kemarin, Hamas mengumumkan telah merespons proposal yang diajukan Utusan AS, Steve Witkoff.

Respons Hamas terhadap proposal itu adalah gencatan senjata permanen harus diwujudkan, pasukan Zionis ditarik sepenuhnya dari Gaza, dan bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza dijamin sepenuhnya.

Menurut Hamas, berdasarkan kesepakatan tersebut, 10 tawanan Israel yang masih hidup akan dibebaskan. Jenazah 8 tawanan lain juga akan diserahkan. Sebagai imbalan, sejumlah tawanan Palestina juga mesti dibebaskan.

Tawaran baru Witkoff, yang baru-baru ini ia koordinasikan dengan Israel, memiliki beberapa perbedaan dengan tawaran lama yang telah disetujui Hamas.

Tawaran pertama Witkoff mencakup pembebasan 10 tawanan Israel yang masih hidup; 5 tawanan di hari pertama dan 5 lainnya di hari terakhir gencatan senjata 60 hari.

Namun dalam tawaran kedua, Witkoff meminta pembebasan 10 tawanan Israel; 5 orang di hari pertama dan 5 lainnya di hari ketujuh. Artinya, selain menyerahkan 18 jasad, pertukaran tawanan hanya dilakukan dalam tempo satu pekan. Tawaran kedua ini telah ditolak Hamas.

Di akhir statemen, Hamas menyatakan akan mengerahkan segala upaya untuk menghentikan genosida dan kelaparan, serta menyiapkan lahan untuk pimpinan yang akan mengelola Gaza demi menciptakan kedamaian di masa gencatan senjata.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *