Pernyataan Protes Sanaa: Yaman Tegaskan Dukungan Berkelanjutan untuk Gaza
POROS PERLAWANAN – Jutaan warga Yaman kembali turun ke jalan pada Jumat 26 September, menggelar demonstrasi akbar di Sanaa dan sejumlah kota lainnya. Massa menyuarakan dukungan tak tergoyahkan bagi rakyat Gaza serta memberikan legitimasi moral terhadap operasi militer yang dilancarkan Angkatan Bersenjata Yaman melawan Israel.
Menurut Sabanews, aksi tersebut berlangsung dengan slogan utama: “Kami bersama Gaza, Yaman percaya pada jihad dan kegigihan.” Dalam pernyataan akhir, para demonstran menegaskan kembali komitmen mereka untuk terus mendukung Perlawanan Palestina sekaligus meneguhkan posisi Yaman di jalur konfrontasi terhadap rezim Zionis.
Pernyataan resmi itu menyebut bahwa rakyat Yaman berkomitmen pada jalan jihad fi sabilillah dengan kesabaran dan pengorbanan, baik jiwa maupun harta benda. Mereka juga menegaskan kesetiaan pada semangat Revolusi 21 September, yang dipandang sebagai jalan menuju kebebasan dan kemerdekaan.
“Sebagai rakyat Yaman, kami bertanya: mengapa para pemimpin Arab dan Muslim hanya puas dengan kecaman, tanpa mengambil langkah nyata untuk menghentikan kejahatan musuh di Gaza?” demikian bunyi pernyataan massa.
Warga Yaman juga menuding sebagian besar negara, termasuk yang mendukung “Solusi Dua Negara” masih terus memasok senjata kepada Israel. Menurut mereka, hal itu menunjukkan kontradiksi nyata antara ucapan dan tindakan.
Selain mengapresiasi keteguhan rakyat Palestina di Gaza, massa di Sanaa memuji serangan efektif Angkatan Bersenjata Yaman terhadap target Israel. Mereka menilai operasi militer lebih berdampak nyata dalam menghentikan agresi, dibanding sekadar pernyataan verbal yang tidak memberi makan orang lapar ataupun menyediakan obat-obatan bagi korban perang.
Dalam momentum yang sama, para demonstran juga mengenang wafatnya Sayyid Nasrallah dan Sayyid Safiuddin. Mereka menekankan bagaimana figur Syahid Hasan Nasrallah telah menjadi “tembok perlawanan dan benteng kokoh bagi umat Islam”.
