Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Politisi Amerika: Iran Ajarkan ‘Seni Negosiasi’ kepada Trump

POROS PERLAWANAN – Seorang politisi Amerika, Rahm Emanuel pada hari Kamis 16 Juli mengatakan, orang-orang Iran sedang mengajari Donald Trump tentang “cara berunding.”

Dilansir Fars, mantan Kepala Staf Gedung Putih itu mengatakan,”Orang Iran telah menyadari bahwa meskipun Trump berpikir dia telah menulis buku berjudul ‘The Art of the Deal’ (Seni Bernegosiasi), mereka akan memberinya sebuah pelajaran, yaitu pelajaran Iran tentang seni bernegosiasi.”

“Dan dia (Trump) telah dilatih dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Pernyataan Emanuel muncul di tengah situasi di saat Trump berada di bawah tekanan hebat di dalam negeri Amerika, yang disebabkan kegagalannya dalam mencapai tujuan-tujuannya dalam perang melawan Iran.

Para ahli dan analis di Amerika mengatakan, opsi perang yang diambil Trump melawan Iran, selain telah memicu krisis energi di dunia, juga telah memperkuat komponen-komponen kekuatan Republik Islam Iran.

Sementara itu, Washington Post dalam artikelnya mempertanyakan klaim Presiden AS bahwa ‘Selat Hormuz sudah terbuka.”

Menurut media AS tersebut, Trump mengeklaim bahwa “Selat Hormuz terbuka untuk seluruh kapal, kecuali kapal milik Iran.” Namun, lapor Washington Post, fakta menunjukkan hal yang berbeda.

Melalui akun di media sosialnya, Trump pekan ini mengaku bahwa Selat Hormuz “bebas dilintasi untuk seluruh lalu lintas pelayaran, kecuali kapal-kapal Iran.” Dia juga mengeklaim bahwa sejak saat ini, AS akan menjadi “penjaga Selat Hormuz.”

Namun data-data sistem pemantauan pelayaran menunjukkan, pada hari Rabu 15 Juli hanya 5 kapal, termasuk sebuah kapal pesiar mewah, beberapa perahu kecil, dan sebuah kapal tanker pemuat bahan kimia yang melintasi Selat Hormuz.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *