Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Prancis Panggil Duta Besar AS di Paris Terkait Tuduhan Anti-Semitisme

Prancis Susul AS Incar Sumber Daya Alam Langka Ukraina

POROS PERLAWANAN — Pemerintah Prancis memanggil Duta Besar Amerika Serikat di Paris menyusul pernyataan Washington yang menuding Paris gagal mengambil langkah memadai dalam memerangi anti-Semitisme.

Kementerian Luar Negeri Prancis dalam pernyataannya pada Senin 25 Agustus menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak dapat diterima.

“Kami telah meninjau tuduhan yang disampaikan Duta Besar AS terkait meningkatnya aksi anti-Semitisme di Prancis. Pernyataan tersebut tidak sejalan dengan tingkat kepercayaan yang seharusnya terjalin di antara sekutu,” demikian keterangan resmi Kemenlu Prancis, dikutip dari AFP melalui Mehr News.

Kontroversi ini muncul setelah Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menuding pengakuan Prancis terhadap negara Palestina telah memperburuk sentimen anti-Yahudi di Eropa. Netanyahu bahkan mengirim surat kepada Presiden Emmanuel Macron, memperingatkan bahwa langkah tersebut, ditambah kritik Paris terhadap kebijakan Israel, “mengobarkan api anti-Semitisme”.

Menanggapi klaim itu, Menteri Negara Prancis untuk Urusan Eropa, Benjamin Haddad menyebut pernyataan Netanyahu “memalukan dan keliru”. Ia menegaskan bahwa Prancis tidak memerlukan nasihat dari pihak luar dalam upayanya melawan anti-Semitisme.

Sebelumnya, Macron menyatakan Prancis akan secara resmi mengakui negara Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB, September mendatang. Rencana itu memicu reaksi keras dari Israel, yang menilai langkah Paris melemahkan posisi Tel Aviv dan memperkuat Hamas.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *