Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Presenter Inggris Soal Pembajakan Kapal oleh Israel: ‘Bayangkan Jika Madleen Menuju Iran’

POROS PERLAWANAN – Kritik tajam dan bernuansa sarkasme dilontarkan jurnalis dan presenter ternama Inggris, Mehdi Hasan, terhadap sikap bungkam Pemerintah Barat menyusul pembajakan kapal kemanusiaan Madleen oleh pasukan Israel. Dalam pernyataannya, Hasan menggambarkan standar ganda Barat dalam merespons tindakan internasional.

“Bayangkan, bayangkan saja, jika Pemerintah Iran menyerang sebuah kapal Eropa di perairan internasional, menyita kapal itu, dan menyandera warga negara Eropa di dalamnya. Dunia Barat pasti sudah mengguncang meja PBB,” ujar Hasan, seperti dikutip oleh Kantor Berita Tasnim, pada Rabu 11 Juni.

Ia menambahkan dengan nada getir: “Namun karena yang melakukannya adalah Israel, maka semuanya dianggap baik-baik saja. Warga negara kami tidak penting.”

Komentar tersebut merespons insiden pada Senin pagi 9 Juni, ketika pasukan khusus Militer rezim Zionis menyerbu kapal Madleen di perairan dekat Jalur Gaza. Kapal tersebut diketahui membawa sejumlah aktivis kemanusiaan dari berbagai negara Eropa, yang tergabung dalam misi solidaritas untuk mendobrak blokade Gaza. Semua penumpangnya disandera.

Penyelenggara perjalanan tersebut, Freedom Flotilla Coalition mengonfirmasi bahwa kapal Madleen diserang secara ilegal oleh pasukan Pendudukan Israel. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut tindakan itu sebagai “pembajakan terhadap kapal sipil yang membawa aktivis damai dengan misi kemanusiaan”.

Kapal Madleen membawa bantuan simbolis serta pesan solidaritas internasional bagi rakyat Gaza yang telah hidup di bawah pengepungan brutal selama lebih dari 17 tahun. Perjalanan tersebut mendapat sorotan luas dari media global, terlebih di tengah situasi terkini di Gaza yang diblokade ketat dan dibombardir sejak Oktober 2023. Serangan itu telah mengakibatkan ribuan korban jiwa dan memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Misi Madleen hanyalah satu dari banyak upaya sipil internasional yang mencoba menembus pengepungan. Namun respons keras dan represif dari rezim Zionis kembali menunjukkan bahwa sebagaimana disindir Mehdi Hasan: nilai kemanusiaan dan hukum internasional tampaknya bisa seenaknya ditafsirkan berbeda ketika pelaku jahatnya adalah sekutu Barat.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *