‘Project Nimbus’: Teknologi Google yang Riskan Disalahgunakan Israel untuk Pelanggaran HAM di Gaza
POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, sebuah laporan terbaru dari The Intercept pada Senin 12 Mei, mengungkap bahwa Google menyadari potensi penyalahgunaan teknologi komputasi cloud yang mereka suplai ke Pemerintah Israel melalui proyek bernama “Project Nimbus”. Teknologi tersebut, menurut dokumen internal Google, berisiko digunakan dalam pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Palestina.
Kesepakatan senilai miliaran Dolar itu dimulai pada 2021 dan melibatkan suplai layanan cloud canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning). Namun, laporan menyebut bahwa Google sadar kontrak itu disusun sedemikian rupa sehingga membatasi kontrol mereka atas penggunaan teknologi tersebut oleh Militer dan Pemerintah Israel.
Lebih mengkhawatirkan, Google disebut-sebut berkewajiban menghalangi penyelidikan kriminal dari negara lain yang mungkin tertarik menyelidiki penggunaan teknologi tersebut oleh Israel. Para ahli yang dikontrak Google pun dilaporkan telah menyarankan agar fitur AI tidak diberikan kepada Israel karena tingginya risiko penyalahgunaan.
Seorang pengacara di Asser Institute for International and Europian Law, León Castellanos-Jankiewicz menyatakan bahwa kesadaran Google akan risiko ini bisa menimbulkan tanggung jawab hukum. Ia menyebut, “Mereka mengetahui potensi produk mereka digunakan dalam pelanggaran HAM, namun di sisi lain, mereka memiliki kemampuan terbatas untuk mencegahnya.”
Pengungkapan ini muncul di tengah meningkatnya kecaman global terhadap agresi militer Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Serangan tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga dan menyebabkan ratusan ribu lainnya mengungsi. Beberapa laporan menyebut bahwa Israel menggunakan teknologi AI yang dipasok oleh perusahaan teknologi Amerika untuk menyerang warga sipil di Gaza.
Laporan ini memperkuat kekhawatiran bahwa teknologi canggih bisa digunakan dalam konflik bersenjata dengan dampak kemanusiaan yang luas.
