Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Respons Pertama Maduro terhadap Agresi AS ke Venezuela

Respons Pertama Maduro Terhadap Agresi AS ke Venezuela

POROS PERLAWANAN – Presiden Nicolás Maduro, mengonfirmasi serangan rudal terhadap Ibu Kota Venezuela, Caracas, dalam sebuah postingan di X.

“Ibukota kami, Caracas, saat ini sedang diserang dengan rudal,” kata Maduro, Fars memberitakan.

“Mereka menyerang kami dengan rudal. Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) dan PBB harus segera mengadakan pertemuan,” tambah Presiden Venezuela tersebut.

Beberapa media Venezuela melaporkan serangan udara AS terhadap pangkalan udara di Caracas pada Sabtu 3 Januari dini hari waktu setempat. Kantor Berita Reuters melaporkan bahwa setidaknya tujuh ledakan terdengar di Caracas, Ibu Kota Venezuela.

Menurut Reuters, kawasan dekat pangkalan militer di selatan kota mengalami pemadaman listrik.

Mengutip dari dari seorang saksi mata, Kantor Berita AFP juga melaporkan,“Bagian selatan Caracas dekat pangkalan militer mengalami pemadaman listrik.”

Laporan media lokal menunjukkan bahwa saat ledakan beruntun mengguncang Venezuela, helikopter-helikopter AS terlihat di atas Caracas.

Menurut laporan, helikopter-helikopter tersebut adalah helikopter serang AH-64 Apache dan helikopter kargo CH-47.

Dalam beberapa bulan terakhir, AS secara berulang kali menggunakan pasukan militernya untuk menghancurkan kapal-kapal yang diklaim “mengangkut obat bius.”

Menurut pejabat AS, operasi-operasi ini dilakukan untuk memberantas kejahatan terkait perdagangan obat bius. Namun motif tersembunyi mereka adalah untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.

Serangan terhadap Venezuela terjadi di tengah peringatan dari Presiden Venezuela Nicolás Maduro bahwa AS berusaha menggulingkan Pemerintah Venezuela dan menguasai cadangan minyak negara tersebut melalui sanksi dan kampanye tekanan militer.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *