Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Sanaa: Bodoh Jika AS Ingin Ulang Skenario Suriah di Yaman

Sanaa: Bodoh Jika AS Ingin Ulang Skenario Suriah di Yaman

POROS PERLAWANAN – Dalam pertemuan dengan Utusan PBB, Hans Grundberg di Sanaa pada Selasa 7 Desember kemarin, Menlu Yaman, Jamal Amir menegaskan bahwa satu-satunya opsi strategis Sanaa adalah perdamaian adil dan permanen yang tidak berujung kepada perang saudara.

Dilansir Fars, Amir menyatakan bahwa berbeda dengan pihak-pihak lawan yang bergantung kepada kubu asing, Sanaa memiliki kesatuan sikap.

“Terkait dengan proses perdamaian, kami telah bersepakat dengan Saudi seputar peta jalan. Namun Washington malah menyuruh Saudi untuk menghentikan kesepakatan tersebut.” kata Amir.

“Di masa itu, Saudi mengumumkan bahwa tidak akan ada perdamaian di Yaman kecuali jika Sanaa menghentikan operasi-operasi pembelaan untuk Gaza. Ini adalah salah satu bentuk hukuman atas Sanaa lantaran ia menjalankan tugas moral dan keagamaannya untuk membela Gaza di hadapan Rezim Zionis.”

“Pemerintah Yaman siap menandatangani tahap pertama peta jalan. Namun pertanyaan yang mengemuka dalam masalah ini adalah: apa sikap PBB terkait hal ini?”

“Tidak ada kaitan sama sekali antara perdamaian di Yaman dengan operasi Ansharullah dalam membela Gaza. Abdulmalik al-Houthi telah mengajukan sebuah perimbangan sederhana dan murah, yaitu operasi Yaman akan dihentikan jika perang di Gaza di akhiri.”

Menurut Menlu Yaman, satu-satunya hal yang penting bagi Washington adalah membela Rezim Zionis dan melindungi kepentingan-kepentingannya. AS sama sekali tidak memedulikan masalah-masalah kemanusiaan.

“Di saat Utusan PBB menekankan pentingnya mengurangi eskalasi dan memuluskan proses perdamaian, Riyadh dan Abu Dhabi justru mengerahkan upaya maksimal untuk memulai kembali perang besar di Yaman.”

“Bodoh jika AS berniat menjalankan skenario penggulingan Suriah di Yaman. Sebab itu, pemberlakuan sanksi ekonomi atas bank-bank Yaman tidak akan berguna sama sekali,” tegas Amir.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *