Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Sanaa Sebut Tawaran-tawaran AS untuk Krisis Yaman ‘Absurd dan Tidak Adil’

Sanaa Sebut Tawaran-tawaran AS untuk Krisis Yaman 'Absurd dan Tidak Adil'

POROS PERLAWANAN – Seorang pejabat senior Ansharullah, Muhammad Ali Houthi menegaskan, AS, Inggris, Saudi, dan negara-negara anggota Koalisi adalah dalang agresi Yaman.

“Apa yang disampaikan Utusan AS Timothy Lenderking kepada Yaman, melalui mediasi Kesultanan Oman, belum mencapai level realistis dan diinginkan,” tandas Houthi dalam wawancara dengan Russia Today, seperti dilansir Fars.

Ia menilai, AS masih berjarak jauh dari dari cakrawala perdamaian. Houthi menyatakan, apa yang disampaikan Washington masih terbatas dalam ucapan, bukan dalam bentuk hitam di atas putih.

Houthi menegaskan bahwa Ansharullah akan mendukung apa pun yang dideklarasikan PBB.

Petinggi Ansharullah lainnya, Muhammad Abdussalam juga menyatakan, belum ada solusi adil yang diajukan terkait isu kemanusiaan di Yaman.

“Tidak ada satu pun jalan keluar objektif sehubungan dengan kondisi kemanusiaan (di Yaman). Kami tetap bersikukuh pada sikap tegas kami bahwa isu kemanusiaan tidak boleh dicampuradukkan dengan transaksi mana pun,” kata Ketua Tim Negosiator Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman tersebut.

“Ketika tidak ada kecenderungan untuk memisahkan kasus kemanusiaan Yaman dari kasus-kasus lain, itu berarti tidak ada keseriusan untuk memperoleh sebuah solusi damai komprehensif dan adil,” imbuh Abdussalam.

Dalam beberapa hari terakhir, Ibu Kota Oman, Muscat menjadi ajang lalu lalang politik dan diplomatik. Sejumlah dialog intensif telah dilakukan dengan tujuan meraih sebuah solusi politis untuk mengakhiri perang di Yaman.

Anggota Tim Negosiator Yaman, Abdulmalik al-Ajri mengutarakan pendapatnya soal perundingan untuk mengatasi krisis negaranya. Di laman Twitter-nya, ia mengabarkan pertemuan dan pembicaraan intensif di Oman dengan Wakil PBB, Utusan AS, Swedia, dan Uni Eropa.

“Di tahap awal, upaya-upaya ini dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan. Ini adalah masalah yang tidak boleh dikaitkan dengan penyelesaian persoalan-pesoalan rumit militer-politis,” tandas al-Ajri.

Tags: