SDF Kerahkan Pasukan dan Persenjataan Berat ke Deir Hafer, Aleppo Timur
POROS PERLAWANAN — Otoritas Operasi Tentara Suriah Baru mengumumkan pemantauan terhadap pergerakan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang membawa kelompok bersenjata beserta persenjataan menengah dan berat ke front Deir Hafer di wilayah timur Aleppo.
Menurut laporan Al Mayadeen pada Senin 12 Januari, Otoritas tersebut menyampaikan dalam pernyataan kepada kantor berita SANA, pesawat pengintai Suriah mendeteksi konvoi SDF yang memindahkan personel bersenjata serta peralatan militer ke kawasan tersebut.
Otoritas Operasi menyatakan hingga kini belum diketahui secara pasti tujuan maupun sifat dari konsentrasi pasukan dan bala bantuan yang dikerahkan SDF ke wilayah itu.
Dalam pernyataan yang sama, Otoritas menegaskan pasukan Suriah berada dalam kondisi siaga tinggi dan siap menghadapi berbagai kemungkinan. Garis pertahanan serta penempatan pasukan di Aleppo timur juga telah diperkuat sebagai langkah antisipatif.
Sementara itu, Kepala Keamanan Internal, Mohammed Abdul Ghani mengumumkan pada Sabtu bahwa kawasan Sheikh Maqsoud di Aleppo telah dikuasai setelah pasukan melakukan penyisiran menyeluruh. Ia menyatakan masuknya pasukan ke wilayah tersebut bertujuan mengamankan warga sipil serta melucuti senjata di luar kendali negara.
Di sisi lain, pada hari yang sama, Panglima Tertinggi Pasukan Demokratik Suriah, Mazloum Abdi menyatakan bahwa melalui mediasi internasional telah dicapai kesepakatan gencatan senjata di lingkungan Sheikh Maqsoud dan Ashrafieh, Aleppo. Kesepakatan itu mencakup pengamanan evakuasi korban tewas, korban luka, warga sipil yang terjebak, serta para pejuang menuju wilayah Suriah utara dan timur.
SDF menuduh Turki terlibat dalam pertempuran di Aleppo dan memperingatkan eskalasi tersebut berpotensi memperluas konflik di Kawasan. Sementara itu, Tentara Suriah Baru menegaskan akan merespons setiap peningkatan eskalasi sesuai perkembangan situasi di lapangan.
