Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Serangan Rudal Presisi Iran Lumpuhkan Kilang Minyak Bazan: Bukti Aset Strategis Israel Tak Lagi di Luar Jangkauan Poros Perlawanan

POROS PERLAWANAN — Kilang minyak Bazan milik rezim Zionis di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan serius setelah dihantam rudal presisi dari Iran dalam eskalasi ketegangan Kawasan. Infrastruktur vital berupa jaringan pipa dan saluran transmisi di kompleks tersebut dilaporkan rusak parah, berdampak langsung pada operasional dan sistem keamanannya.

Menurut laporan The Times of Israel pada Rabu 2 Juli, tak lama setelah serangan tersebut, emisi zat beracun benzena tercatat melonjak hingga 100 kali lipat dari batas normal. Lonjakan ini terdeteksi melalui pemantauan rutin yang dilakukan otoritas lingkungan pada Minggu 29 Juni.

Temuan ini diperkuat oleh data Asosiasi Perlindungan Lingkungan Kota Teluk Haifa, yang mencatat pembacaan tinggi pada dua titik, pagar perimeter fasilitas Bazan dan sebuah sekolah menengah di Kiryat Ata, kota yang berdekatan. Fakta ini menegaskan potensi ancaman serius terhadap kesehatan publik dan lingkungan sekitar.

Menanggapi temuan tersebut, tim gabungan dari asosiasi dan Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel melakukan inspeksi mendadak ke lokasi. Sejumlah pejabat yang terlibat menyebut kondisi ini sebagai “sangat tidak lazim dan membahayakan”.

Kilang Bazan sendiri telah lama menjadi sumber kontroversi di tengah masyarakat Israel. Desakan penutupan oleh warga dan aktivis lingkungan telah berlangsung bertahun-tahun, menyusul sederet insiden pencemaran dan pelanggaran izin udara. Perusahaan pengelola Bazan bahkan tercatat telah beberapa kali dikenai denda atas pelanggaran lingkungan.

Kini, setelah serangan rudal yang berhasil mengganggu pusat industri strategis tersebut, Bazan ditutup sementara dan diperkirakan baru dapat kembali beroperasi penuh pada Oktober 2025. Serangan ini bukan hanya menjadi pukulan terhadap infrastruktur energi Zionis, melainkan juga sinyal jelas bahwa aset strategis musuh tidak lagi berada di luar jangkauan Poros Perlawanan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *