Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Seruan Imam Ali Khamenei: Pembacaan Doa dan Al-Qur’an sebagai Kunci Kemenangan Poros Perlawanan

POROS PERLAWANAN — Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Ali Khamenei menganjurkan dan menyerukan umat Islam untuk membaca doa penting dalam rangka mendukung kemenangan Poros Perlawanan. Seruan ini meliputi pembacaan Surah Al-Fath, Doa ke-14 dalam Shahifah Sajjadiyah, dan Doa Tawassul sebagai bagian dari upaya spiritual untuk memperkuat perjuangan melawan kezaliman.

Seruan tersebut disampaikan oleh Hujjatul Islam wal Muslimin Mohammad Jawad Haj Ali Akbari pada Senin malam 18 November, bertepatan dengan 28 Aban 1403 dalam kalender Persia. Pernyataan ini disampaikan di makam Letnan Jenderal Qassem Soleimani, di hadapan sejumlah pemuda yang hadir.

Pendekatan Spiritual untuk Kemenangan Perlawanan

Menurut Haj Ali Akbari, anjuran ini muncul sebagai respons atas permintaan untuk mengetahui doa-doa yang dapat memperkuat perjuangan Poros Perlawanan, khususnya di Palestina, Gaza, dan Lebanon. Pemimpin Revolusi menekankan pentingnya pembacaan Surah Al-Fath, yang penuh dengan pesan kemenangan dan pertolongan Ilahi.

Selain itu, Ayatullah Khamenei juga menganjurkan pembacaan Doa ke-14 dalam Shahifah Sajjadiyah. Doa ini berisi permohonan kepada Allah untuk memberikan kemenangan atas kezaliman. Dalam doa tersebut, bagian yang menyebutkan “Fulan bin Fulan” dapat diganti dengan nama-nama musuh, seperti rezim Zionis dan Amerika Serikat.

“Doa ini merupakan perlindungan dari kezaliman dan harapan akan janji Allah untuk menolong umat yang tertindas,” ujar Haj Ali Akbari.

Doa Tawassul untuk Mendekatkan Diri kepada Ahlulbait

Imam Khamenei juga menekankan pentingnya membaca Doa Tawassul, yang memohon pertolongan melalui nama-nama suci Ahlulbait (a.s). Haj Ali Akbari menjelaskan bahwa doa ini diharapkan menjadi sarana untuk membuka jalan kemenangan dan keberhasilan yang lebih besar bagi umat Islam.

Momentum Kebangkitan Perlawanan

Dalam pernyataannya, Haj Ali Akbari juga mengungkapkan optimisme mengenai posisi Front Perlawanan yang semakin menguat, sementara musuh semakin melemah. “Alhamdulillah, Poros Perlawanan tidak pernah berada dalam posisi setinggi ini. Sebaliknya, rezim Zionis dan sekutunya tidak pernah sehina ini. Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kabar gembira tentang kemenangan-kemenangan lebih besar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa doa adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan, di samping upaya strategis dan operasional. “Berlindung kepada Al-Qur’an dan bertawassul kepada Ahlulbait akan membuka jalan bagi kemenangan yang lebih besar,” pungkasnya.

Seruan ini disampaikan di lokasi yang penuh makna, yaitu dekat makam Syahid Qassem Soleimani, yang menjadi simbol perjuangan Poros Perlawanan. Momen ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam untuk terus melibatkan doa dan spiritualitas dalam mendukung perjuangan melawan kezaliman global.

Sumber: https://farsi.khamenei.ir/news-content?id=58343

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *