Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran: Keamanan Rakyat Tidak Akan Dibiarkan Terancam
POROS PERLAWANAN — Iran menegaskan komitmennya menjaga keamanan nasional dan keselamatan rakyat, dengan menekankan bahwa angkatan bersenjata tidak akan membiarkan ancaman apa pun membahayakan negara.
Penegasan tersebut disampaikan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dalam pernyataan resmi pada peringatan Yaumullah 9 Dey, yang bertepatan dengan 29–30 Desember, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Tasnim pada Senin (29/12). Dalam pernyataan itu ditegaskan bahwa kesiapan operasional dan kewenangan penuh telah disiapkan untuk merespons setiap bentuk ancaman, di mana pun dan kapan pun.
“Para prajurit angkatan bersenjata, dengan kesiapan dan kewenangan yang dimiliki, tidak akan membiarkan bahaya mengancam negara dan keamanan rakyat,” demikian kutipan pernyataan tersebut.
Staf Umum juga menyampaikan peringatan kepada pihak-pihak yang dinilai berpotensi melakukan tindakan bermusuhan. Disebutkan bahwa setiap kesalahan atau agresi baru akan dihadapi dengan respons yang lebih kuat, lebih menghancurkan, dan lebih menentukan dibandingkan sebelumnya.
Dalam konteks itu, institusi militer Iran menilai tekanan eksternal, termasuk ancaman politik, perang psikologis, serta sanksi ekonomi, tidak akan melemahkan ketahanan nasional maupun kesiapan pertahanan negara.
Pernyataan tersebut turut mengaitkan sikap tegas militer dengan pengalaman historis Iran dalam menghadapi krisis dan tekanan eksternal, termasuk peristiwa politik pada 2009 dan berbagai dinamika konflik regional. Menurut Staf Umum, respons rakyat dan negara pada periode-periode tersebut menjadi bukti kemampuan sistem politik Iran menjaga stabilitas.
Iran juga kembali menuding apa yang disebutnya sebagai “sistem dominasi global” yang dipimpin Amerika Serikat sebagai sumber tekanan berkelanjutan terhadap Republik Islam.
Selain menyoroti isu keamanan, pernyataan tersebut memuat penghormatan kepada para syuhada militer dan tokoh Perlawanan, termasuk mendiang Qasim Soleimani. Staf Umum sekaligus menyerukan agar pemerintah memberi perhatian serius pada persoalan ekonomi dan kesejahteraan rakyat sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Menutup pernyataannya, Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menegaskan kembali bahwa kekuatan pertahanan negara akan tetap berada dalam kesiapsiagaan penuh untuk melindungi kedaulatan dan keamanan masyarakat, serta memastikan setiap ancaman dihadapi secara tegas dan proporsional.
