Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Surat Baiat dan Kesetiaan Hizbullah Lebanon kepada Ayatullah Mojtaba Khamenei

POROS PERLAWANAN – Para pejuang Hizbullah Lebanon dalam surat yang dipublikasikan pada Minggu malam (26/7/2026) dan ditujukan kepada Pemimpin Revolusi Islam menyatakan baiat serta kesetiaan mereka kepada Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei.

Dalam surat tersebut, mereka menegaskan:

“Dari tengah medan pertempuran, tempat kami menggelar perjuangan Karbala melawan para Fir’aun di muka bumi, kami mengulurkan tangan baiat kepada Yang Mulia dengan segenap kekuatan dan keteguhan. Kami meyakini sepenuhnya bahwa baiat ini pada hakikatnya adalah baiat kepada Hujjatullah, Imam Mahdi a.f. (semoga Allah SWT. menyegerakan kemunculan beliau), karena Yang Mulia adalah wakil beliau yang sah dan hujah beliau atas kami pada masa Ghaibah Kubra.”

Berikut teks lengkap surat para anggota dan pejuang mujahid Hizbullah Lebanon:

Ayatullah Sayyid Mojtaba Husseini Khamenei

بسم الله الرحمن الرحیم

Segala puji bagi Allah yang memuliakan orang-orang beriman dan menghinakan orang-orang zalim; Dia-lah yang menjadikan kehidupan kami sebagai jihad dan upaya mempersiapkan (kemunculan Imam Mahdi), serta menjadikan kematian kami sebagai kesyahidan di jalan-Nya melalui tangan makhluk-Nya yang paling durhaka.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, beserta keluarga suci dan penuh berkah beliau. Semoga Allah menyegerakan kemunculannya yang mulia, seraya menjadikan kami tetap berada dalam limpahan kebaikan dan keselamatan.

Allah SWT berfirman:

یَا أَیُّهَا الَّذِیْنَ آمَنُوْا أَطِیْعُوا الله وَأَطِیْعُوْا الرَّسُولَ وَأُوْلِیْ الأَمْرِ مِنْکُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah, taatilah Rasul, dan ulil amri di antara kamu.” (QS. An-Nisā’ [4]: 59)

Amma ba’du…

Pemimpin kami, Imam, Rahbar, dan Wali Fakih, Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei yang mulia dan kami hormati.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kami, putra-putra dan saudara-saudara Yang Mulia, Khameneiyun Hizbullah; Perlawanan Islam di Lebanon, menyampaikan surat ini kepada Yang Mulia, dengan hati yang dipenuhi harapan dan kerinduan agar Yang Mulia senantiasa berada dalam sebaik-baik keadaan, kesehatan, serta tetap berada dalam naungan perlindungan Allah yang kokoh dan penjagaan-Nya yang pasti.

Pertama-tama, kami menyampaikan ucapan selamat kepada Yang Mulia atas kesyahidan ayah Yang Mulia, pemimpin dan syahid kami; kesyahidan yang dengan itu beliau mengakhiri puluhan tahun jihad dan kepemimpinan, setelah menghimpun ilmu dan amal dalam dirinya serta membuka pintu-pintu kemurahan dan pemberian sebagai seorang fakih yang arif, pemikir Al-Qur’an, dan pemimpin yang memperoleh taufik. Hingga akhirnya beliau gugur syahid, sebagaimana kakeknya yang mulia, di tangan “para Ibnu Muljam zaman ini.”

Kami juga menyampaikan ucapan selamat kepada Yang Mulia atas kesyahidan, luka-luka, dan pengorbanan saudara-saudara, saudari-saudari, putra-putra, dan putri-putri Yang Mulia dari kalangan para pejuang yang mengorbankan diri demi umat ini di Poros Perlawanan, khususnya putra-putra negeri Yang Mulia, Iran Islam.

Kami memohon kepada Allah agar melimpahkan rahmat-Nya kepada para syuhada, menganugerahkan kesembuhan segera kepada para korban luka, serta mengaruniakan kesabaran dan ketenangan kepada keluarga mereka.

Kami, yang senantiasa memperoleh kehormatan untuk berziarah ke Masyhad al-Muqaddas dan meminum dari mata air wilayah di hadapan Imam ar-Ridha a.s., dengan satu tangan mempersiapkan kemunculan Imam Mahdi a.f. melalui jihad dan perjuangan serta mengibarkan panji Imam Husain a.s. dan memerangi musuh-musuh kami dari garis terdepan, suatu perjuangan yang merupakan perwujudan seruan Labbaik dan Hayhat, sementara dengan tangan yang lain kami berjabat tangan dengan saudara-saudara tercinta kami: putra-putra Imam Ridha a.s., para lulusan madrasah Imam Khomeini q.s., para penerima ijazah dari Imam Khamenei q.s., serta para pengibar panji Yang Mulia yang mulia, yaitu Korps Garda Revolusi Islam (IRGC/Sepah Pasdaran), Basij Suci, dan setiap insan yang mulia dan merdeka di Iran Islam yang menikmati hembusan angin keberkahan wilayah.

Pada diri mereka, kami menyaksikan kecintaan dan pengorbanan Imam Husain a.s., ketajaman pandangan dan pengorbanan Abbas a.s., serta keyakinan yang teguh dan kesetiaan kepada wilayah sebagaimana yang dimiliki Salman al-Farisi.

Dan kini, pada hari ini, Yang Mulialah yang memikul panji Islam Muhammad yang murni; panji yang setelah Imam Khomeini yang agung diemban oleh Pemimpin Syahid, dan panji yang pernah dikibarkan oleh Imam Husain a.s. di Karbala, ketika beliau seorang diri berdiri menghadapi gelombang besar pasukan musuh, lalu dengan penuh kemuliaan berseru:

لَا أُعْطِيكُمْ بِيَدِي إِعْطَاءَ الذَّلِيلِ

“Demi Allah, aku tidak akan pernah mengulurkan tangan kehinaan kepada kalian.”

Wahai Pemimpin kami,

Dari tengah medan pertempuran, tempat kami menggelar perjuangan Karbala melawan para Fir’aun di muka bumi, kami mengulurkan tangan baiat kepada Yang Mulia dengan segenap kekuatan dan keteguhan.

Kami meyakini sepenuhnya bahwa baiat ini pada hakikatnya adalah baiat kepada Hujjatullah, Hazrat Hujjat (semoga Allah SWT menyegerakan kemunculannya), karena Yang Mulia adalah wakil dan hujahnya atas kami pada masa Ghaibah Kubra.

Kami berjanji kepada Yang Mulia untuk terus menapaki jalan kemuliaan, mempersiapkan jalan bagi kemunculan (Imam Mahdi), dan menjadikan kesabaran sebagai bekal.

Sebagaimana kami berdiri bersama Pemimpin Syahid, demikian pula kami akan tetap berdiri bersama Yang Mulia, tanpa menghiraukan celaan orang-orang yang mencela di jalan Allah.

Amanah para syuhada, para korban luka, para tawanan, orang-orang yang hilang, serta keluarga-keluarga mereka yang sabar berada di pundak kami. Di dalam hati kami mengalir manhaj dan jalan Khamenei Syahid, yang dibangun di atas kekuatan, keteguhan, dan kepercayaan kepada Allah.

Di bawah kepemimpinan Yang Mulia, dengan izin Allah, kami akan terus melangkah di medan perjuangan. Kami memikul panji Islam dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Ahlul Bait a.s. Matahari yang menyinari jalan kami adalah Imam Mahdi a.f., sedangkan para pemimpin dan teladan kami adalah para syuhada yang telah mendahului kami.

Kami tidak akan pernah merasa sendirian dalam menapaki jalan hidayah, karena bersama kami ada para syuhada, para korban luka, para ibu, para ayah, para istri, serta seluruh putra-putri umat Perlawanan dan jihad.

Di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal kami, Syekh Mujahid Naim Qasim (semoga Allah senantiasa menjaganya), kami terus melangkah dengan keyakinan yang teguh terhadap janji Allah bahwa bumi akan diwariskan kepada hamba-hamba-Nya yang saleh dan agama-Nya akan ditegakkan di bawah kepemimpinan al-Manshur dari keluarga Muhammad a.s. Hingga janji Ilahi itu terwujud, Yang Mulia tidak akan melihat dari kami selain ketaatan, tekad menuju kemenangan, dan kecintaan kepada kesyahidan.

وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللهِ العَزِیْزِ الْحَکِیْمِ

“Dan kemenangan itu tidak lain hanyalah dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
(QS. Ali ‘Imran [3]: 126)

Penutup doa kami adalah: segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Putra-putra dan saudara-saudara Yang Mulia,

Hizbullah – Perlawanan Islam Lebanon

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *