Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Surat Balasan Ayatullah Mojtaba Khamenei atas Pernyataan Baiat dan Kesetiaan Pejuang Hizbullah Lebanon

POROS PERLAWANAN – Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, menegaskan bahwa jihad dan perlawanan merupakan satu-satunya jalan untuk menghadapi Amerika Serikat dan rezim Zionis. Penegasan tersebut disampaikan dalam surat balasan kepada Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon beserta para pejuang Mukmin dan pemberani Hizbullah yang menyatakan baiat dan kesetiaan mereka.

Dalam surat yang dipublikasikan pada Minggu malam (26/7/2026), Ayatullah Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa Hizbullah Lebanon merupakan pelopor perjuangan melawan rezim Zionis sekaligus inspirasi bagi bangsa-bangsa merdeka di dunia dalam membebaskan diri dari kezaliman dan dominasi arogansi global.

Beliau juga menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan terus mempertahankan kebijakan strategisnya dalam mendukung para pejuang Lebanon. Menurutnya, Iran menjadikan terjaganya keutuhan wilayah Lebanon serta penghentian secara menyeluruh dan tanpa syarat atas agresi rezim Zionis sebagai syarat utama dalam setiap kesepahaman mengenai penghentian perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat.

Berikut teks lengkap surat balasan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam kepada Sekretaris Jenderal dan para pejuang Hizbullah Lebanon.

بسم‌الله الرّحمن الرّحیم

یا أَیُّهَا الَّذِینَ آمَنُواْ قَاتِلُواْ الَّذِینَ یَلُونَکُم مِنَ الْکُفّارِ وَلْیَجِدُواْ فِیکُمْ غِلْظَة…

“Wahai orang-orang yang beriman! Perangilah orang-orang kafir yang berada di sekitar kalian, dan hendaklah mereka merasakan ketegasan dari kalian…” (QS. At-Taubah [9]: 123)

Yang Terhormat Hujjatul Islam wal Muslimin Syekh Naim Qasim
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, beserta seluruh komandan dan pejuang Hizbullah yang rela mengorbankan jiwa, penuh kesabaran, dan teguh dalam perjuangan.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Surat dari kalian, saudara-saudara dan putra-putraku, para pejuang Hizbullah yang beriman, pemberani, dan mulia, yang membawa pesan keteguhan dan istiqamah demi meninggikan kalimat Allah, disertai keyakinan terhadap janji-janji Al-Qur’an yang agung serta cita-cita yang memuliakan umat sebagaimana diwariskan oleh Imam Khomeini dan Pemimpin Syahid Ayatullah al-Uzhma Khamenei; semoga keridaan Allah senantiasa tercurah kepada keduanya, patut memperoleh penghargaan dan penghormatan.

Hari ini, ketika bangsa-bangsa di dunia telah merasa muak terhadap kezaliman dan penindasan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat serta rezim Zionis yang melakukan berbagai kejahatan dan menghancurkan kehidupan serta generasi manusia, tidak ada lagi jalan selain jihad dan perlawanan. Keteguhan dalam menempuh jalan ini akan mengantarkan para pejuang di jalan kebenaran kepada pertolongan Allah yang telah dijanjikan.

وَکَانَ حَقًّا عَلَیْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِینَ

…Dan menjadi kewajiban Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.” (QS. Ar-Rum [30]: 47)

Kini, ketika Hizbullah Lebanon sebagai pelopor kelompok-kelompok jihad berdiri kokoh laksana batu karang menghadapi serangan buas rezim Zionis beserta para pendukungnya, keteguhan tersebut telah menjadi sumber inspirasi bagi bangsa-bangsa merdeka di dunia dalam membebaskan diri dari kezaliman dan penindasan arogansi global beserta para kaki tangannya. Tidak diragukan lagi, bagian yang signifikan dari capaian besar ini merupakan buah dari kesabaran, keluhuran budi, pengorbanan, dan dukungan rakyat Lebanon, khususnya masyarakat di wilayah selatan.

Republik Islam Iran, sejalan dengan garis kebijakan Pemimpin Agung dan Syahid Revolusi, Imam Sayyid Ali Khamenei; semoga Allah melimpahkan keridaan-Nya kepadanya, telah menetapkan pembelaan terhadap para pejuang yang tertindas dan tangguh ini sebagai kebijakan strategisnya. Iran juga menjadikan terjaganya keutuhan wilayah Lebanon serta penghentian secara menyeluruh dan tanpa syarat atas agresi rezim Zionis sebagai syarat utama dalam kesepahaman mengenai penghentian perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat, sang agresor.

Salawat dan rahmat Allah Yang Mahatinggi semoga tercurah kepada para syuhada, mereka yang terluka, serta keluarga mereka yang penuh kesabaran; juga kepada para muhajir di jalan Allah yang dengan tabah menanggung berbagai penderitaan. Salam Allah tercurah kepada ruh suci Sayyid al-Syuhada Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrallah, seluruh komandan terdahulu gerakan perlawanan, serta para sahabatnya yang gugur sebagai syahid; semoga Allah meridai mereka semua, yang telah menumbuhkan tunas perlawanan Islam menjadi pohon yang kokoh, yang akarnya menghunjam kuat dan cabang-cabangnya menjulang ke langit. Mereka adalah para pejuang yang melalui jihad dan perlawanan telah menghadirkan kemuliaan dan kehormatan bagi Lebanon di dunia Islam.

Pada penutup surat ini, saya berharap, berkat doa junjungan kita; semoga Allah menyegerakan kemunculan beliau yang mulia, semoga segala karunia dan limpahan rahmat Ilahi senantiasa tercurah kepada seluruh pejuang, para syuhada, para veteran perlawanan, para muhajir, serta keluarga mereka yang penuh kesabaran.

وَنُرِیدُ أَن نَّمُنَّ عَلَی الَّذِینَ اسْتُضْعِفُوا فِی الْأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الْوَارِثِینَ

Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi, menjadikan mereka para pemimpin, dan menjadikan mereka sebagai orang-orang yang mewarisi (bumi).” (QS. Al-Qashash [28]: 5)

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *