Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Susul Bentrokan di Gaza, Poros Perlawanan Jihad Islam Ancam Beri Israel Balasan Setimpal

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, kelompok Poros Perlawanan Jihad Islam mengancam rezim Israel dengan aksi balasan jika rezim melanjutkan tindakan agresinya terhadap rakyat Palestina, di tengah meningkatnya serangan oleh rezim terhadap wilayah Jalur Gaza yang terkepung.

“Serangan musuh di Gaza tidak akan menghalangi (Gerakan) Poros Perlawanan untuk menjalankan tugasnya kapan pun diperlukan”, tegas Jihad Islam melalui Twitter pada Sabtu.

“(Gerakan) Poros Perlawanan akan menanggapi setiap tindakan agresi dalam bentuk serupa, dan itu akan melindungi rakyat kami dan tidak akan membiarkan musuh melewati aturan pertempuran”.

Jihad Islam juga menggambarkan Masjid al-Aqsa sebagai “garis merah” yang tidak boleh dilewati oleh pemukim Israel.

Kekerasan oleh polisi dan pemukim Israel meletus di Gaza pada Kamis malam dan berlanjut hingga Jumat, menyebabkan 110 warga Palestina terluka dan 50 lainnya ditangkap, menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa.

Bentrokan itu terjadi setelah ratusan pemukim Israel turun ke jalan di Kota Tua Yerusalem (al-Quds) pada Kamis, meneriakkan “Matilah orang Arab” dan “Orang Arab keluar”, sebuah tindakan yang mereka klaim untuk “memulihkan martabat Yahudi” di Yerusalem (al-Quds).

Juga, pada Jumat, puluhan ribu jemaah Muslim dihadapkan dengan puluhan polisi bersenjata Israel setelah mereka meninggalkan Masjid al-Aqsa, yang menyebabkan bentrokan antara kedua belah pihak.

Warga Palestina berunjuk rasa di dalam kompleks Masjid al-Aqsa untuk memprotes kekerasan oleh polisi dan pemukim Israel terhadap jemaah sambil membawa bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan menentang pelanggaran rezim Israel di Yerusalem (al-Quds).

Gerakan Poros Perlawanan Hamas Palestina juga memperingatkan Israel agar tidak meningkatkan kekejamannya terhadap orang-orang Yerusalem (al-Quds) dan di Masjid Suci Aqsa.

Dalam sambutannya pada Sabtu, Juru Bicara Hamas, Fawzi Barhoum menganggap rezim Israel bertanggung jawab atas serangan rasis terbaru oleh tentaranya dan pemukim ilegal terhadap orang-orang Yerusalem (al-Quds) dan jemaah Muslim.

“Semua kejahatan dan pelanggaran ini tidak akan menyurutkan semangat rakyat Palestina untuk melanjutkan perjuangan dan perlawanan dalam segala bentuknya untuk membela al-Quds dan Masjid Al-Aqsa,” kata Barhoum, seperti dilaporkan Pusat Informasi Palestina.

Tags:

1 Komentar

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *