Syekh Naim Qasim: Israel dan Amerika Tidak Akan Mampu Taklukkan Lebanon
POROS PERLAWANAN — Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syekh Naim Qasim menegaskan bahwa Rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat tidak akan mampu menaklukkan Lebanon. Ia menyebut kekuatan bangsa Lebanon berpijak pada darah para syuhada yang telah mengorbankan hidup mereka demi Tanah Air.
Dalam pidato yang disampaikan pada pertemuan besar Pramuka Imam Mahdi (a.f) di Beirut, pada Kamis 16 Oktober, Syekh Naim menekankan bahwa Lebanon berdiri teguh menghadapi agresi dan konspirasi yang dilancarkan oleh Amerika dan Israel.
“Tidak ada kekuatan yang dapat mengalahkan kami, karena Tanah Air ini telah bercampur dengan darah para syuhada,” tegasnya, seperti dikutip Kantor Berita Tasnim.
Simbol Kekuatan dan Persatuan Bangsa Lebanon
Syekh Naim menyoroti kehadiran lebih dari 74.000 remaja putra dan putri dalam acara tersebut sebagai bukti nyata kekuatan dan iman bangsa Lebanon. Menurutnya, pertemuan ini menjadi simbol persatuan dan stabilitas masyarakat Lebanon di jalur perlawanan.
“Generasi muda ini adalah pesan kepada dunia bahwa bangsa Lebanon tetap teguh di jalan kebenaran dan kehormatan,” ujarnya.
Pertemuan besar yang digelar di Sports City, Beirut, diikuti oleh anggota Pramuka Imam Mahdi (a.f) dari berbagai wilayah Lebanon dengan tema “Generasi Pemimpin”, sebagai bentuk penghormatan terhadap para syuhada Perlawanan, termasuk Sayyid Hasan Nasrallah dan Sayyid Hashim Safiuddin.
Dukungan Tetap Teguh untuk Palestina
Dalam kesempatan yang sama, Syekh Naim Qasim menegaskan kembali dukungan Hizbullah terhadap perjuangan bangsa Palestina. Ia menegaskan bahwa Palestina akan tetap eksis, dan Yerusalem (Al-Quds) akan selalu menjadi arah perjuangan.
“Kompas kami berorientasi pada kebajikan, martabat Kawasan, dan kemanusiaan,” tegasnya.
Generasi Perlawanan yang Tak Mundur
Sementara itu, Ketua Ikatan Pramuka Imam Mahdi (a.f), Nazih Fayyad menyampaikan bahwa dunia belum pernah menyaksikan pertemuan Pramuka sebesar ini, dengan peserta mencapai 74.475 orang.
“Kami di sini untuk menantang musuh Zionis dan menunjukkan bahwa generasi Syahid Sayyid Hasan Nasrallah, akan terus melanjutkan perjuangannya,” kata Fayyad.
“Kami datang untuk menegaskan kepada dunia bahwa kami akan menepati janji kami dengan tekad, keyakinan, dan harapan yang lebih besar.”
Konstelasi Regional yang Memanas
Pertemuan besar tersebut digelar di tengah meningkatnya ketegangan di Kawasan, menyusul eskalasi konflik antara Israel dan Kelompok Perlawanan di beberapa front.
Pernyataan Syekh Naim mempertegas posisi Hizbullah sebagai bagian dari Poros Perlawanan regional yang konsisten mendukung perjuangan Palestina dan menolak dominasi Amerika di Timur Tengah.
