Tepis Spekulasi Media, Polisi Inggris Tegaskan Insiden di Liverpool Bukan Aksi Terorisme
POROS PERLAWANAN – Kepolisian Inggris menepis spekulasi media bahwa insiden tabrak lari yang terjadi di Kota Liverpool merupakan aksi terorisme. Dalam keterangan resmi pada Selasa 27 Mei, polisi menegaskan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan tindakan teror, melainkan murni aksi individu.
“Setelah penyelidikan awal, kami dapat memastikan bahwa kejadian ini tidak berkaitan dengan terorisme,” ujar Juru Bicara Kepolisian dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu dini hari waktu setempat.
Menurut laporan Sputnik News, total korban luka mencapai 47 orang, dengan 27 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sebelumnya, media Inggris merilis rekaman yang menunjukkan sebuah mobil menerobos kerumunan pejalan kaki saat perayaan kemenangan Liverpool FC dalam ajang Liga Premier Inggris pada Senin malam. Tayangan tersebut memicu spekulasi luas di media sosial terkait kemungkinan aksi teror.
Namun, polisi meminta publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menegaskan bahwa penyelidikan terus berlangsung untuk memastikan motif serta latar belakang pelaku.
Hingga laporan ini diturunkan, pihak berwenang belum mengungkap identitas pengemudi maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian atau gangguan kejiwaan dalam insiden tersebut.
