Anggota Parlemen Eropa Serukan Sanksi terhadap Israel atas Kejahatan Perang di Palestina
POROS PERLAWANAN – Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa, Hannah Jelloul Muro, pada Senin 26 Mei menyerukan penerapan sanksi terhadap Israel atas kejahatan perang yang dilakukannya di Wilayah Pendudukan Palestina, khususnya di Jalur Gaza.
Dalam wawancara eksklusif dengan jaringan Al Jazeera, Jelloul menegaskan perlunya respons tegas dari negara-negara Eropa terhadap agresi yang terus berlangsung. “Kami mendesak Pemerintah-pemerintah Eropa untuk memperketat posisi mereka dan mengambil langkah konkret guna menghentikan perang di Gaza,” ujarnya.
Ia juga menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai senjata dalam konflik, dan menyerukan tindakan nyata untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia. “Kami menuntut penangguhan perjanjian dagang dan penghentian ekspor senjata ke Israel,” tegas Anggota Parlemen asal Spanyol tersebut.
Lebih lanjut, Jelloul mendorong Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel serta memutuskan hubungan ekonomi dengan para pemukim ilegal di Wilayah Pendudukan.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari masyarakat sipil dan lembaga internasional yang mengecam tindakan Militer Israel di Gaza. Sementara itu, sebagian Pemerintah Eropa menghadapi tekanan domestik untuk mengkaji ulang hubungan politik dan ekonomi mereka dengan Tel Aviv.
