Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump Bantah ‘Israel dan Pejabat Arab Membujuknya’ Soal Iran: Saya Meyakinkan Diri Saya Sendiri

Pejabat AS Dukung ‘Hukum Riba’ untuk Kelola Dunia

POROS PERLAWANAN — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membantah klaim Israel dan sejumlah pejabat Arab yang telah membujuknya untuk tidak menargetkan Iran. Ia menegaskan keputusan tersebut diambil atas pertimbangannya sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih menuju Florida pada Jumat 16 Januari “Tidak ada yang membujuk saya. Saya meyakinkan diri saya sendiri,” ujar Trump.

Trump juga menyebut Iran sempat menetapkan jadwal lebih dari 800 eksekusi, namun kemudian membatalkannya. “Mereka tidak mengeksekusi siapa pun; eksekusi itu dibatalkan,” katanya, seperti dikutip Al Mayadeen pada Sabtu 17 Januari.

Dalam pernyataan terpisah, Trump menyinggung isu Greenland dan menekankan pentingnya pulau tersebut bagi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Ia menyebut adanya kerja sama dengan NATO terkait Greenland, seraya menegaskan wilayah itu krusial untuk menutup celah besar dalam sistem pertahanan Washington. Trump mengaitkan hal tersebut dengan rencana proyek pertahanan yang ia sebut sebagai “Golden Dome” serta proyek militer lainnya.

Trump juga mengeklaim Amerika Serikat memiliki investasi besar di sektor militer dan menyebut kekuatan bersenjatanya sebagai “Militer terkuat di dunia”.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di Gedung Putih sehari sebelumnya, Trump menyatakan telah menerima laporan mengenai penghentian pembunuhan di Iran.

Pernyataan-pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan terkait campur tangan Amerika Serikat dalam urusan internal Iran, menyusul pernyataan Trump tentang berlanjutnya kerusuhan dan pengambilalihan sejumlah lembaga negara di Iran.

Tags: