Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump Tuduh Demonstran Penentang Kebijakannya ‘Serang Agen Federal’ di Los Angeles

‘Berita Positif’ Trump: Gencatan Senjata atau Negosiasi Bayangan Nuklir Iran?

POROS PERLAWANAN – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali melancarkan tuduhan keras terhadap pengunjuk rasa anti-imigrasi di Los Angeles, dengan menyebut mereka sebagai “perusuh” yang menyerang Agen Federal dalam upaya menggagalkan agenda deportasi massal pemerintahannya.

Dalam pernyataan publik terbaru pada Senin 9 Juni, dikutip oleh CNN, Trump menuding aksi protes telah berubah menjadi “serangan terkoordinasi terhadap petugas Federal”, menyusul bentrokan intens antara demonstran dan aparat penegak hukum di berbagai titik kota. Ia menyatakan bahwa aksi tersebut “bermaksud menghentikan Pemerintahan saya mendeportasi imigran ilegal dari tanah Amerika”.

Namun hingga kini, Trump belum mengaktifkan Undang-Undang Pemberontakan 1807, undang-undang yang memungkinkan pengerahan militer aktif di dalam negeri. Dalam keterangan sebelumnya kepada media, Trump menyebut keputusan itu “akan bergantung pada apakah situasi berkembang menjadi pemberontakan bersenjata”.

“Kerusuhan yang melanggar hukum ini hanya memperkuat tekad kami”, tulis Trump melalui platform Truth Social. “Saya telah menginstruksikan Menteri Keamanan Dalam Negeri Christie Noem, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan Jaksa Agung Pam Bondi untuk mengambil langkah tegas, dalam koordinasi dengan semua lembaga, guna membebaskan Los Angeles dari invasi imigran dan mengakhiri kerusuhan ini”.

Trump juga menegaskan bahwa semua individu yang berada di Amerika secara ilegal “akan dideportasi tanpa pengecualian”.

Sebagai bagian dari operasi penindakan besar-besaran, lebih dari 2.000 personel Garda Nasional kini telah dikerahkan ke Los Angeles. Langkah ini dilakukan tanpa konsultasi dengan Pemerintah Negara Bagian California, memicu kritik luas dari pejabat lokal yang menilai pengerahan militer sebagai tindakan provokatif dan berbahaya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *