Wakil Komandan IRGC: Serangan Balasan Iran terhadap Agresi Israel adalah Sesuatu yang ‘Pasti’
POROS PERLAWANAN – Wakil Komandan Pasukan Pengawal Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Ali Fadavi menegaskan bahwa serangan balasan Iran terhadap agresi Israel adalah sesuatu yang “pasti”. Pernyataan tersebut disampaikan Fadavi dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen, pada Kamis 31 Oktober. Diungkapkannya, lebih dari 40 tahun, Iran tidak pernah membiarkan serangan terhadap negaranya tanpa balasan.
“Kami bisa menargetkan seluruh aset yang dimiliki rezim Zionis dalam satu serangan,” ujar Fadavi.
Sebelumnya, Israel melakukan serangan udara ke Iran, mengeklaim bahwa mereka menargetkan sasaran militer di Republik Islam tersebut secara “terarah”. Namun, Iran menyatakan berhasil menangkis serangan itu, dan menyebut bahwa dampak dari serangan tersebut terbatas dan tidak menimbulkan efek yang signifikan.
Sebelumnya, Komandan Pasukan Pengawal Revolusi, Mayor Jenderal Hossein Salami, juga memperingatkan bahwa “konsekuensi dari tindakan Israel akan menyakitkan dan berada di luar bayangan mereka”.
Fadavi lebih lanjut menyatakan bahwa Hizbullah saat ini lebih kuat dari masa lalu dan menyinggung tentang perang Israel terhadap Lebanon, yang menurutnya “Israel mengira telah menghancurkan Hizbullah, dengan Kesyahidan Sayyid Hasan Nasrallah, dan para pemimpin Perlawanan lainnya.” Namun, ia menegaskan, “Hizbullah kini lebih kuat daripada sebelumnya.”
Ia juga menambahkan bahwa serangan Hizbullah terhadap Israel semakin intens, baik di garis pertempuran darat maupun udara. “Syahidnya para pemimpin Perlawanan justru memperkuat Perlawanan, bukan melemahkannya,” tandas Fadavi.
Awal bulan ini, Fadavi menyatakan bahwa front Perlawanan memiliki kekuatan unik dan telah meningkatkan kekuatannya di seluruh Kawasan dalam satu tahun terakhir. Ia menyebut, kini Iran, Irak, Suriah, Lebanon, Palestina, dan Yaman bersatu melawan musuh bersama.
Dalam kesempatan terpisah, Komandan Pasukan Quds dari Pasukan Pengawal Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Ismail Qaani mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal Hizbullah, Syekh Naim Qasim, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya di posisi penting, di tengah situasi krisis yang bersejarah.
Qaani menegaskan kepada Syekh Qasim bahwa Pasukan Quds akan terus mendukung Hizbullah sampai “pohon jahat Zionis dicabut hingga ke akarnya dan Palestina serta Yerusalem yang suci terbebaskan”.
