Warga Yaman Robek Foto Presiden UEA
POROS PERLAWANAN — Warga di Yaman selatan dilaporkan menurunkan dan merobek foto Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dari sejumlah bangunan publik, menyusul kemarahan atas kebijakan Abu Dhabi yang dinilai memicu eskalasi konflik dan pendudukan di wilayah tersebut.
Menurut Kantor Berita Tasnim, Rabu (31/12), aksi ini dipicu penolakan terhadap peran UEA dalam dinamika keamanan Yaman selatan. Massa menurunkan foto Mohammed bin Zayed dari puncak gedung-gedung di beberapa lokasi.
Sumber-sumber yang dekat dengan koalisi suku Hadhramaut yang didukung Saudi menyebutkan, pasukan yang berafiliasi dengan Dewan Transisi Selatan, yang berada di bawah dukungan langsung Uni Emirat Arab telah mundur dari sejumlah posisi di dua kota, Ghail bin Yumin dan Ghail bin Wazir.
Menurut sumber yang sama, penarikan tersebut terjadi seiring perkembangan lapangan terkini di Hadhramaut, termasuk pengosongan beberapa pangkalan dan posisi militer. Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah personel yang ditarik, jenis posisi yang dievakuasi, maupun alasan rinci di balik keputusan tersebut.
Penarikan pasukan ini berlangsung setelah adanya ancaman dan tenggat waktu dari Saudi yang menuntut penarikan segera dan damai pasukan Dewan Transisi Selatan dari wilayah-wilayah yang berada di bawah kendalinya di Yaman selatan.
