Yaman Lancarkan Operasi Kualitatif terhadap Lima Target Vital di Lod dan Yaffa
POROS PERLAWANAN – Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, pada Senin malam 21 Juli, mengumumkan bahwa Angkatan Udara Yaman telah melancarkan operasi militer kualitatif yang menargetkan lima sasaran militer dan infrastruktur vital di Wilayah Palestina yang Diduduki, termasuk Lod dan Yaffa.
Dalam pernyataan yang dilansir oleh Al Mayadeen, Saree menegaskan bahwa operasi ini merupakan respons langsung terhadap genosida yang terus berlangsung di Gaza dan serangan agresif entitas Zionis terhadap pelabuhan Hudaidah di Yaman.
Target Strategis: Lod, Yaffa, dan Ashdod Diserang
Brigjen Saree menyebutkan bahwa operasi tersebut menargetkan lima titik strategis, meliputi, Bandara Lod (Ben Gurion), sasaran militer di kota Yaffa, pelabuhan Umm al-Rashrash (Eilat), bandara Ramon, dan infrastruktur vital di wilayah Ashdod.
Menurutnya, serangan dilakukan menggunakan lima pesawat tanpa awak (drone) dan berhasil mengenai sasaran dengan akurasi tinggi, seraya menyampaikan, “Dengan izin Allah, operasi ini telah mencapai tujuannya.”
Solidaritas Perlawanan: Yaman Bersama Gaza
Saree menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk solidaritas nyata terhadap rakyat Palestina dan para pejuangnya di Gaza, serta bagian dari komitmen tak tergoyahkan Yaman dalam menghadapi kezaliman global.
“Operasi ini adalah tanggapan atas genosida yang dilakukan oleh musuh Zionis terhadap saudara-saudara kami di Gaza, dan terhadap agresi brutal di Pelabuhan Hudaidah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan Yaman terhadap Palestina bukanlah retorika, melainkan komitmen agama, moral, dan kemanusiaan yang akan terus dijalankan di medan nyata.
Operasi Akan Berlanjut Hingga Agresi Dihentikan
Brigjen Saree dengan tegas menyatakan bahwa operasi serupa akan terus berlanjut hingga dua syarat utama terpenuhi; Dihentikannya agresi terhadap Jalur Gaza dan dicabutnya blokade sepenuhnya dari wilayah tersebut.
“Kami siap menghadapi segala bentuk tindakan permusuhan yang bertujuan menghalangi kami dalam menunaikan kewajiban ini,” ujarnya, memperingatkan bahwa Yaman tidak akan gentar terhadap intimidasi apa pun.
Yaman, Benteng Perlawanan di Semenanjung Arabia
Pernyataan ini menegaskan kembali bahwa Yaman tidak akan berdiam diri menyaksikan pembantaian di Gaza, dan bahwa dukungan terhadap Palestina telah menjadi bagian dari strategi perlawanan regional yang lebih besar, mencakup front Gaza, Lebanon, Irak, Suriah, dan Iran.
