Yaman Tembak Jatuh Jet Tempur F-18 dan Gempur 2 Kapal Induk AS di Laut Merah
POROS PERLAWANAN — Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan keberhasilan operasi militer besar-besaran terhadap kapal induk Amerika Serikat USS Carl Vinson dan sejumlah kapal perang pendampingnya di Laut Arab dan Laut Merah, pada Kamis 1 Mei, sebagaimana dilaporkan oleh Jaringan Berita Al-Masirah.
Dalam pernyataan resmi militer yang disampaikan Brigjen Yahya Saree, operasi tersebut dilakukan menggunakan sejumlah pesawat tak berawak yang diikuti dengan serangan lanjutan terhadap kapal induk AS lainnya, USS Harry S. Truman.
Sumber militer menyebutkan bahwa dalam 24 jam terakhir, serangan yang terkoordinasi dan presisi tinggi terhadap Truman memaksa kapal induk tersebut mundur dari wilayah operasi dan bergerak ke arah utara Laut Merah menuju Terusan Suez.
Dalam perkembangan yang mengejutkan, Unit Pesawat Tak Berawak Yaman juga berhasil menjatuhkan jet tempur F-18 milik Angkatan Laut AS serta menggagalkan serangan udara musuh terhadap wilayah Yaman selama operasi berlangsung.
Pernyataan itu menegaskan bahwa kapal induk Truman terus diburu hingga ke titik paling utara Laut Merah melalui kombinasi serangan drone dan rudal darat-ke-laut.
Secara bersamaan, Angkatan Bersenjata Yaman juga melancarkan dua operasi udara menggunakan drone tempur jenis “Yaffa” yang menyasar instalasi vital dan target militer rezim Zionis di Wilayah Pendudukan Yaffa dan Ashkelon.
Pernyataan Saree ditutup dengan pesan perlawanan yang tegas: “Dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan, Angkatan Bersenjata Yaman akan terus menghadapi agresi dan melanjutkan perlawanan tanpa henti.”
