9 Warga Sipil Gugur dan 9 Lainnya Terluka dalam Serangan AS di Yaman atas Perintah Trump
POROS PERLAWANAN – Serangan udara Amerika Serikat di Yaman pada Sabtu malam 16 Maret, dilakukan atas perintah Presiden AS, Donald Trump.
Kementerian Kesehatan Yaman melaporkan bahwa serangan tersebut menewaskan 9 orang dan melukai 9 lainnya. Media yang berafiliasi dengan Gerakan Ansharullah menyebut, empat serangan udara menghantam kawasan Al-Jarraf, di utara Ibu Kota Sanaa.
Mengutip pejabat Amerika, The New York Times melaporkan bahwa serangan ini menargetkan fasilitas militer yang dikuasai Ansharullah, termasuk radar, sistem pertahanan udara, serta infrastruktur rudal dan drone.
Sumber yang dikutip surat kabar tersebut menyatakan bahwa operasi militer ini bertujuan untuk mengamankan jalur pelayaran internasional di Laut Merah, yang saat ini berada di bawah kendali Ansharullah.
Lebih lanjut, The New York Times mengungkapkan bahwa serangan terhadap Ansharullah akan berlanjut selama beberapa hari. Intensitas dan cakupan serangan dapat meningkat bergantung pada respons Kelompok Perlawanan tersebut.
Selain Amerika Serikat, Inggris juga disebut terlibat dalam serangan ini. Kementerian Kesehatan Yaman menegaskan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh “agresor Amerika-Inggris” dan menyebabkan jatuhnya korban sipil.
