Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Akhirnya, Dewan Keamanan PBB Kecam Keras Pembantaian Warga Alawi di Suriah

Kejahatan di Suriah Terus Berlanjut, para Teroris Lempar Jasad-jasad Korban ke Jurang

POROS PERLAWANAN – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk keras pembunuhan warga Alawi di Suriah oleh kelompok teroris. Pernyataan tersebut disusun bersama oleh Amerika Serikat dan Rusia serta disahkan pada Jumat malam (15/3).

Menurut laporan Tasnim News, pernyataan ini menanggapi serangan terbaru yang dilakukan oleh kelompok bersenjata yang dipimpin Ahmed al-Sharaa (Abu Muhammad al-Jolani), kepala pemerintahan sementara Suriah. Serangan tersebut menargetkan wilayah pesisir Suriah, termasuk provinsi Latakia dan Tartus, yang memiliki populasi besar warga Alawi.

Kecaman terhadap Kekerasan di Suriah

Dalam pernyataannya, Dewan Keamanan PBB menegaskan kecaman keras terhadap serangan terhadap infrastruktur sipil, terutama rumah sakit, serta meningkatnya kekerasan yang berpotensi memperburuk ketegangan sektarian di Suriah.

“Kami mengutuk keras serangan terhadap infrastruktur sipil, terutama rumah sakit di Suriah, dan menyatakan keprihatinan mendalam terhadap dampak kekerasan yang dapat memicu ketegangan antara kelompok agama dan etnis di negara ini,” bunyi pernyataan tersebut.

Dewan Keamanan juga mendesak semua pihak yang berkonflik untuk segera menghentikan kekerasan serta tindakan provokatif, sekaligus memastikan perlindungan terhadap warga sipil dan fasilitas umum.

Seruan untuk Tindakan Tegas

Dalam pernyataan itu, Dewan Keamanan menyerukan kepada pemerintah Suriah untuk mengambil langkah tegas dalam menghadapi ancaman dari kelompok teroris asing yang beroperasi di wilayahnya.

“Kami menyerukan kepada pemerintah Suriah untuk bertindak tegas dalam menangani ancaman dari pejuang teroris asing,” tegas pernyataan tersebut.

Selain itu, Dewan Keamanan menegaskan bahwa Suriah memiliki kewajiban berdasarkan resolusi-resolusi PBB terkait perang melawan terorisme. Pernyataan itu juga menuntut agar pemerintah sementara Suriah bertanggung jawab atas pembantaian yang terjadi dan mengadili para pelaku kekerasan.

Korban Tewas Mencapai 1.476 Orang

Sementara itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan bahwa jumlah korban sipil akibat serangan kelompok bersenjata di Latakia dan Tartus telah mencapai 1.476 orang. Angka ini diumumkan pada Kamis (14/3), sepekan setelah serangan besar-besaran yang dilancarkan oleh kelompok yang berafiliasi dengan Abu Muhammad al-Jolani di wilayah pesisir Suriah.

Dengan meningkatnya jumlah korban dan eskalasi kekerasan, komunitas internasional kini menghadapi tekanan untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam menangani krisis di Suriah.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *