Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Palestina

Trump yang Umbar Ancaman, Israel yang Diserahi Tugas ‘Bakar Gaza’

Trump yang Umbar Ancaman, Israel yang Diserahi Tugas ‘Bakar Gaza’

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Donald Trump menyerahkan tanggung jawab pelaksanaan ancamannya terhadap Gaza kepada Israel.

Dilansir Fars, pada hari Jumat 14 Februari di Ruang Oval Gedung Putih, Trump di hadapan wartawan mengeklaim, dirinya tidak tahu “apa yang akan terjadi pukul 12.00 pada hari Sabtu ini.”

Pukul 12.00 adalah dead line yang ditentukan Trump pada awal pekan ini. Saat itu ia mengatakan,”Jika seluruh sandera yang tersisa tidak dibebaskan hingga pukul 12.00 Sabtu siang, segala hal di Gaza akan menjadi neraka.”

“Jika keputusan ada di tangan saya, saya akan mengambil sikap yang sangat keras. Namun saya tidak bisa mengatakan kepada kalian apa yang akan diputuskan oleh Israel.”

Melalui pernyataan ini, sepertinya Presiden AS berusaha melempar tanggung jawab kepada Israel untuk melaksanakan ancaman ekstremnya terhadap Gaza.

Ancaman ini diumbar Trump menyusul statemen Hamas terkait penundaan penyerahan tawanan Israel. Langkah ini diambil Hamas lantaran Rezim Zionis tidak menepati janji-janjinya dalam kesepakatan gencatan senjata, terutama yang berhubungan dengan protokol kemanusiaan.

Namun sepertinya Israel berusaha mengalah dan mundur dari syarat “pembebasan seluruh tawanan.” Menurut laporan Times of Israel, Tel Aviv melalui pihak mediator mengirim pesan kepada Hamas bahwa mereka siap melanjutkan proses saat ini jika 3 tawanan Zionis dibebaskan pada hari Sabtu ini.

Kesepakatan terbaru Hamas dengan Israel yang dimediasi AS mencakup pertukaran tawanan dan gencatan senjata sementara.

“Kami menghendaki perdamaian. Namun kami harus memastikan bahwa seluruh sandera pulang ke rumah mereka dengan selamat. Jika tidak, akan ada konsekuensi-konsekuensi serius,” ujar Trump kepada para wartawan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *