Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

AS dan Israel Lakoni ‘Permainan Mengecoh’ Terkait Gencatan Senjata di Gaza

AS dan Israel Lakoni ‘Permainan Mengecoh’ Terkait Gencatan Senjata di Gaza

POROS PERLAWANAN – Stasiun televisi Israel, KAN, pada Sabtu malam 8 Maret memberitakan usulan baru AS untuk “menyelamatkan kesepakatan gencatan senjata” di Gaza. Di saat bersamaan, kantor Benyamin Netanyahu mengumumkan akan mengirim delegasi ke Doha pada Senin 10 Maret besok.

Dilansir Fars, kantor PM Israel menyatakan, pengiriman delegasi ini adalah tanggapan terhadap undangan para mediator untuk perundingan gencatan senjata dan pertukaran tawanan.

“Israel telah menerima undangan para mediator yang didukung AS. Pada hari Senin, Israel akan mengirim delegasi ke Doha dalam rangka melancarkan jalannya perundingan,” demikian isi statemen kantor Netanyahu.

Menurut pemberitaan KAN, fondasi usulan baru AS adalah pembebasan 10 tawanan Israel di Gaza sebagai imbalan perpanjangan gencatan senjata.

Para pengamat berpendapat, Kabinet Netanyahu tengah melakukan manuver untuk mencegah tahap kedua kesepakatan gencatan senjata, yang artinya adalah berakhirnya perang di Gaza. Tel Aviv bertukar peran dengan Washington dan membicarakan proposal-proposal yang seolah ditawarkan AS, padahal Washington sendiri adalah mediator dan penjamin kesepakatan.

Semua proposal ini berkisar pada perpanjangan tahap awal kesepakatan demi membebaskan lebih banyak tawanan Israel tanpa harus mengakhiri perang. Ini sejalan dengan kehendak Netanyahu untuk menyenangkan sayap kanan radikal di Kabinetnya.

Rezim Zionis berupaya membebaskan seluruh tawanannya tanpa memasuki tahap kedua gencatan senjata. Tampaknya, berbagai ancaman dan pengkondisian media Israel soal “persiapan untuk memulai perang kembali” hanya sekadar bertujuan menekan Hamas dalam perundingan.

Mengutip dari sejumlah sumber anonim, Badan Penyiaran Israel melaporkan bahwa para mediator regional (Mesir dan Qatar) menanti kunjungan Utusan Trump, Steve Witkoff, ke Kawasan. Kunjungan ini diperkirakan akan dilakukan beberapa hari mendatang.

Menurut sumber-sumber tersebut, Witkoff membawa proposal AS untuk membebaskan 10 tawanan Israel sebagai imbalan perpanjangan gencatan senjata selama beberapa bulan, tanpa menyebut waktunya secara rinci.

Berdasarkan estimasi Israel, masih ada 59 tawanan yang berada di tangan Perlawanan di Gaza. 42 orang dari mereka masih dalam keadaan hidup.

Perlawanan Palestina berulang kali menegaskan, satu-satunya cara pembebasan tawanan Israel adalah memulai perundingan tahap kedua gencatan senjata. Berdasarkan tahap kedua ini, Militer Israel harus hengkang sepenuhnya dari Gaza dan perang mesti diakhiri.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *