Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Ajak Pemimpin Eropa Bersikap Realistis, Wapres AS: Perang di Ukraina Tidak Bisa Dilanjutkan

POROS PERLAWANAN – Wakil Presiden Amerika Serikat, Jay D. Vance menegaskan bahwa konflik di Ukraina telah mencapai titik di mana Eropa, Amerika Serikat, dan Ukraina tidak dapat terus melanjutkannya tanpa batas waktu.

“Terkait pengiriman pasukan penjaga perdamaian dari sejumlah negara Eropa ke Ukraina, gagasan ini cukup mengejutkan, mengingat Prancis dan Inggris tidak pernah terlibat dalam perang selama 30 atau 40 tahun terakhir,” ujar Vance dalam pernyataannya yang dikutip dari Al Mayadeen, Rabu 5 Maret.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Fox News, Vance menyatakan bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, masih enggan untuk bernegosiasi, sementara Presiden AS, Donald Trump, mengambil pendekatan yang lebih realistis terhadap konflik Rusia-Ukraina.

“Para pemimpin Eropa perlu memberi tahu Zelensky bahwa perang ini tidak bisa berlangsung selamanya. Mereka harus bersikap realistis mengenai situasi yang ada,” tambah Vance.

Dalam perkembangan terkait, Bloomberg melaporkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, telah memerintahkan penangguhan semua bantuan militer ke Ukraina, beberapa hari setelah terjadinya ketegangan antara dirinya dan Presiden Zelensky di Gedung Putih.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa keputusan Trump akan tetap berlaku hingga “para pemimpin Ukraina menunjukkan komitmen terhadap upaya perdamaian dengan itikad baik”, sebagaimana dikutip dari sumber Pemerintahan AS.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *