Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Akibat Perang, Krisis Ekonomi Israel Ancam Kelangsungan Usaha Kecil di Utara

Bloomberg: Ekonomi Israel Melemah Akibat Perang... Di 2025 Pajak Naik, Belanja Militer Bebani Anggaran

POROS PERLAWANAN – Lebih dari 80% pemilik usaha kecil di Israel bagian utara kini menghadapi penurunan pendapatan signifikan, demikian laporan dari surat kabar Yedioth Ahronoth pada Minggu 10 November. Para pelaku usaha ini memprediksi usaha mereka akan sulit bertahan jika situasi perang terus berlanjut.

Data yang dipublikasikan pada Minggu oleh Yedioth Ahronoth mengungkapkan adanya “hasil yang mengkhawatirkan” di kawasan Galilea Timur dan Dataran Tinggi Golan. Laporan menunjukkan bahwa lebih dari 80% pemilik usaha kecil di wilayah ini telah mengalami penurunan pendapatan sejak konflik dimulai, dengan sekitar separuh di antaranya mengalami penurunan lebih dari 65%.

Diperkirakan, sekitar 80% pemilik usaha kecil merasakan kekhawatiran besar akan ketidakmampuan usaha mereka untuk terus beroperasi dalam kondisi saat ini.

Perang yang berlangsung telah menyebabkan beban finansial besar bagi rezim Israel, yang harus membayar kompensasi besar kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah utara negara tersebut. Data antara Oktober 2023 hingga Agustus 2024, menunjukkan rezim Israel telah mengucurkan kompensasi senilai total 4,4 miliar Shekel (lebih dari 1 miliar Dolar AS) untuk kerugian tidak langsung yang diderita perusahaan-perusahaan ini.

Jumlah tersebut belum mencakup kompensasi untuk kerusakan langsung akibat bangunan usaha yang terkena roket atau drone, sehingga kemungkinan jumlah perusahaan yang akan tutup diperkirakan terus meningkat.

Sementara itu, laporan dari Channel 12 Israel mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran di wilayah utara telah meningkat 20% lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya di negara itu pasca perang.

Kondisi ini juga diperburuk oleh dampak operasi Hizbullah, yang telah memperluas serangannya hingga mencakup wilayah Haifa, mengakibatkan penurunan di sektor industri, pertanian, perdagangan, dan pariwisata di utara Israel.

Tags: