Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Al-Hashd al-Shaabi: Teroris di Suriah adalah Elemen Zionis yang Menyamar dengan Pakaian Islami

Perlawanan Irak Tegaskan Tak Bakal Hanya Jadi Penonton Perkembangan Terbaru Suriah

POROS PERLAWANAN – Direktur Media Al-Hashd al-Shaabi Irak, Muhannad al-Aqabi menyatakan bahwa perkembangan yang terjadi di Suriah sangat mengkhawatirkan bagi Irak dan seluruh Kawasan. Ia menegaskan bahwa teroris yang berpakaian Islami di Suriah sesungguhnya adalah elemen Zionis yang berusaha menghancurkan keamanan dan stabilitas kawasan tersebut.

Dalam laporan dari Tasnim News Agency, pada Rabu 3 Desember, al-Aqabi menyampaikan pidato terkait perkembangan terkini di Suriah, yang menyebutkan bahwa peristiwa yang terjadi di Suriah menimbulkan kekhawatiran besar bagi Irak dan seluruh Kawasan. Ia menekankan bahwa Irak memiliki sistem keamanan yang berpengalaman dalam menghadapi kelompok teroris, dan bahwa semua langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan warga negara serta melindungi perbatasan Irak dari ancaman luar sedang dilakukan dengan serius.

Tujuan Teroris: Merusak Stabilitas Kawasan

Al-Aqabi menjelaskan bahwa teroris yang beroperasi di Suriah bergerak sesuai dengan agenda dan konspirasi negara-negara asing. Menurutnya, tujuan utama mereka adalah menciptakan ketidakamanan dan merusak stabilitas Kawasan. Ia mengungkapkan bahwa kelompok-kelompok teroris yang kini aktif di Suriah sebenarnya adalah elemen Zionis yang menyamar dengan pakaian Islami. Mereka berusaha untuk menduduki wilayah-wilayah Arab dan menciptakan ketidakamanan di kawasan tersebut.

Ia menambahkan bahwa beberapa negara dan kelompok ekstremis yang mengeklaim diri mereka sebagai Muslim justru tidak mengungkapkan ideologi anti-Zionis dalam tindakan mereka. Jika kelompok-kelompok ini memiliki pemahaman sejarah yang mendalam, kata al-Aqabi, mereka akan mengetahui bahwa akhirnya mereka akan ditinggalkan, karena itulah takdir dari semua tentara bayaran yang terlibat dalam konflik-konflik seperti ini.

Pengungkapan Peran Zionis dalam Aksi Terorisme di Suriah

Seiring dengan semakin intensifnya serangan teroris di utara Suriah, media-media Ibrani mulai banyak melaporkan tentang keterlibatan rezim Zionis dalam menyulut dan memperpanjang konflik terorisme di Suriah. Salah satu pakar Zionis, Mordechai Kedar mengungkapkan dimensi baru dari kerja sama antara Israel dan kelompok teroris di Suriah.

Mordechai Kedar, yang dikenal sebagai seorang pakar Zionis di bidang urusan Timur Tengah, dalam wawancaranya dengan Radio dan Televisi Israel, menjelaskan bahwa para pemimpin kelompok-kelompok oposisi Suriah (yang menurutnya adalah teroris) sedang merencanakan untuk membuka kedutaan Israel di dua Ibu Kota Arab, Damaskus dan Beirut. Menurut Kedar, jika kelompok-kelompok ini berhasil dalam pertempuran yang sedang berlangsung, mereka berencana untuk mendirikan kedutaan Israel di kedua kota tersebut.

Kedar menambahkan bahwa kelompok-kelompok teroris ini memandang Israel sebagai solusi, bukan masalah. Mereka siap untuk mencapai kesepakatan damai dengan Israel, namun hanya setelah mereka berhasil menguasai Suriah dan Lebanon. Kedar juga mengungkapkan bahwa dirinya masih berhubungan dengan kelompok pemberontak (teroris) di Suriah, dan telah menyampaikan daftar persenjataan yang mereka minta dari Israel kepada pihak berwenang di Israel.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *