Angkatan Bersenjata Yaman Kembali Melarang Kapal Israel Melintasi Laut Merah dan Wilayah Sekitarnya
POROS PERLAWANAN – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan kembali larangan bagi semua kapal Israel untuk melintasi wilayah operasional yang ditetapkan, meliputi Laut Merah, Laut Arab, Bab al-Mandab, dan Teluk Aden. Keputusan ini diambil setelah tenggat waktu yang diberikan oleh Pemimpin Revolusi Yaman kepada para mediator untuk menekan Israel agar membuka kembali penyeberangan dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza berakhir tanpa hasil.
Menurut laporan Saba News Agency pada Rabu (12/3), pengumuman ini disampaikan dalam pernyataan resmi yang dibacakan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, pada Selasa (11/3). Dalam pernyataan tersebut, militer Yaman menegaskan bahwa larangan ini berlaku efektif sejak saat pengumuman dibuat. Mereka juga memperingatkan bahwa setiap kapal Israel yang mencoba melanggar larangan ini akan menjadi sasaran di wilayah operasi yang telah ditetapkan.
“Larangan ini akan terus diberlakukan hingga Israel membuka kembali penyeberangan ke Jalur Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan,” tegas pernyataan tersebut.
Selain itu, Angkatan Bersenjata Yaman menyampaikan penghormatan kepada rakyat Palestina yang terus berjuang di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Mereka menegaskan bahwa, dengan pertolongan Allah SWT, mereka akan terus mendukung perjuangan perlawanan Palestina.
Berikut isi lengkap pernyataan Angkatan Bersenjata Yaman:
Pernyataan Resmi Angkatan Bersenjata Yaman
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah SWT berfirman:
“Dan jika kamu kembali [kepada hukuman itu], Kami akan kembali [ke hukuman ini], dan Kami akan menjadikan Jahannam sebagai penjara bagi orang-orang kafir.“
(QS. Al-Isra: 8)
Sebagai bentuk dukungan dan kemenangan bagi rakyat Palestina yang tertindas serta para Mujahidin yang terhormat, dan setelah berakhirnya tenggat waktu yang diberikan oleh Pemimpin Revolusi, Sayyid Abdul-Malik Badr al-Din al-Houthi—semoga Allah SWT melindunginya—kepada para mediator untuk menekan Israel agar membuka kembali penyeberangan dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, serta mengingat kegagalan para mediator dalam mencapai tujuan ini, maka Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan hal-hal berikut:
1. Melanjutkan larangan lintas bagi semua kapal Israel di wilayah operasional yang mencakup Laut Merah, Laut Arab, Bab al-Mandab, dan Teluk Aden.
2. Larangan ini berlaku efektif sejak saat pengumuman ini dibuat.
3. Setiap kapal Israel yang mencoba melanggar larangan ini akan menjadi sasaran di wilayah operasi yang telah ditetapkan.
4. Larangan ini akan terus berlanjut hingga Israel membuka kembali penyeberangan ke Jalur Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan berupa makanan dan obat-obatan.
Angkatan Bersenjata Yaman juga menyampaikan penghormatan kepada rakyat Palestina yang teguh bertahan di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Mereka menegaskan bahwa, dengan pertolongan Allah SWT, mereka akan terus mendukung perjuangan perlawanan Palestina yang gagah berani.
Cukuplah Allah bagi kita, dan Dialah sebaik-baik Pengatur segala urusan. Dialah sebaik-baik Penguasa dan sebaik-baik Penolong.
Hiduplah Yaman—bebas, bermartabat, dan merdeka. Kemenangan bagi Yaman dan seluruh rakyat yang merdeka.
Sana’a, 11 Ramadan 1446 H / 11 Maret 2025 M
Dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Yaman
Pernyataan ini menegaskan sikap tegas Yaman dalam mendukung rakyat Palestina dan menekan Israel melalui tindakan strategis di wilayah perairan yang menjadi jalur perdagangan utama.
