Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Ansharullah Peringatkan Arab Saudi: Ambil Pelajaran dari Nasib Ukraina dan Zelensky

Jurnalis Terkemuka Amerika Bongkar Rencana Baru Saudi dan AS terhadap Iran

POROS PERLWANAN – Anggota Biro Politik Gerakan Ansharullah Yaman, Muhammad al-Farah memperingatkan Arab Saudi agar mengambil pelajaran dari nasib Ukraina dan Presiden Volodymyr Zelensky, yang sempat bergantung pada Amerika Serikat namun kini dicampakkan oleh Presiden Donald Trump.

Menurut laporan Tasnim News Agency pada Senin 3 Maret, peringatan ini disampaikan setelah meningkatnya ketegangan antara Trump dan Zelensky, yang dinilai telah kehilangan dukungan Washington. Dalam pernyataannya, al-Farah menegaskan bahwa Arab Saudi harus mempertimbangkan kembali ketergantungannya pada Amerika Serikat, mengingat bagaimana sekutu AS di Eropa Timur pun dapat dengan mudah ditinggalkan.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, al-Farah menyatakan: “Setelah Anda melihat bagaimana Amerika memperlakukan sekutu dan agen utamanya di Eropa Timur, jaminan apa yang ada bahwa uang Anda yang disimpan di bank-bank Amerika akan tetap aman?”

Ketidakpastian Loyalitas AS

Komentar ini menyoroti sikap pragmatis Washington yang kerap bertindak berdasarkan kepentingan sendiri, bahkan terhadap sekutu strategisnya. Al-Farah juga memperingatkan bahwa Arab Saudi berisiko mengalami nasib serupa jika terus mengandalkan perlindungan Amerika Serikat.

Ia menambahkan: “Apa jaminannya bahwa Amerika tidak akan berbalik melawan kalian? Jika mereka memperlakukan sekutu dekat mereka dengan ketidakpedulian, penghinaan, dan egoisme, bagaimana mereka akan memperlakukan pihak yang mereka benci—terutama bangsa Arab dan Muslim?”

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas di kalangan negara-negara Timur Tengah terhadap kebijakan luar negeri AS yang kerap berubah dan berpotensi mengorbankan kepentingan sekutunya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *