Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Ansharullah Peringatkan AS Soal Serangan Darat ke Yaman

Ansharullah Peringatkan AS Soal Serangan Darat ke Yaman

POROS PERLAWANAN – Anggota Kantor Politik Ansharullah, Muhammad al-Bukhayti menegaskan, operasi militer Yaman untuk membela Gaza dan membalas agresi udara AS akan terus berlanjut.

“Serangan-serangan udara AS gagal menargetkan para komandan tinggi Yaman dan hanya menewaskan warga sipil,” kata al-Bukhayti kepada al-Jazeera, Fars melaporkan.

“Kami memberi peringatan kepada AS terkait perang darat terhadap Yaman, baik secara langsung atau melalui para antek dalam negerinya.”

“Bahkan jika ada kesepakatan terwujud antara Iran dan AS, hal itu tidak akan memengaruhi operasi pembelaan kami untuk Gaza.”

Sebelum ini, CNN menyoroti perlawanan hebat Yaman terhadap agresi Koalisi Saudi, yang menggempur negara tersebut selama bertahun-tahun dengan alutsista buatan AS. CNN juga mengakui reputasi para petempur Yaman yang tak kenal takut.

“Seluruh operasi Militer AS terhadap pasukan Houthi di Yaman diperkirakan telah menelan biaya hampir satu miliar Dolar hanya dalam tempo kurang dari 3 pekan. Namun hingga kini, serangan-serangan itu tidak terlalu berdampak signifikan dalam memusnahkan kekuatan Houthi,” lapor CNN.

Mengutip dari sejumlah sumber diplomatik regional dan analis, CNN mengeklaim bahwa serangan darat adalah satu-satunya cara untuk menundukkan dan melenyapkan Houthi.

National Interest dalam laporannya menyatakan, pasukan Yaman “dengan sangat piawai” mampu bertahan melawan salah satu angkatan laut terbesar dan termodern dunia, yaitu AS.

Dalam analisisnya, media AS ini menyoroti kemampuan tingkat tinggi pasukan Yaman, terutama rudal-rudal antikapal dan drone. Menurut National Interest, Yaman telah menekan Angkatan Laut AS dan menjaga jalur terpenting maritim dunia, yaitu Laut Merah, tetap tertutup selama hampir 2 tahun.

Media ini menyatakan, Angkatan Laut AS masih belum bisa membuka jalur di Laut Merah, kendati telah mengerahkan banyak upaya dan menempatkan 2 kapal induk di Kawasan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *