Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Bahkan Trump pun Kagum pada Drone ‘Murah tapi Mematikan’ Buatan Iran

‘Berita Positif’ Trump: Gencatan Senjata atau Negosiasi Bayangan Nuklir Iran?

POROS PERLAWANAN – Dalam sebuah pidato yang disampaikan saat kunjungan ke Qatar pada Kamis 15 Mei, Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara terbuka menyampaikan kekagumannya terhadap pesawat nirawak (drone) buatan Iran, yang menurutnya unggul dari segi kecepatan, daya hancur, dan efisiensi biaya.

Menurut laporan Kantor Berita Tasnim pada Jumat 16 Mei, pujian tersebut diungkapkan Trump saat membandingkan efisiensi produksi militer antara industri pertahanan Amerika Serikat dan Iran. Ia mengeluhkan bahwa perusahaan-perusahaan pertahanan AS menawarkan harga yang sangat tinggi untuk produksi drone, sementara Iran mampu memproduksi drone mematikan dengan harga yang jauh lebih rendah.

“Saya memberi tahu sebuah perusahaan [Amerika] bahwa saya menginginkan banyak drone,” kata Trump dalam pidatonya. “Di Iran, mereka membuat drone bagus seharga 35.000 hingga 40.000 Dolar. Dua minggu kemudian, perusahaan itu membawakan kepada saya sebuah drone seharga 41 juta Dolar.”

Trump menekankan bahwa apa yang ditawarkan perusahaan AS tidak sesuai dengan ekspektasinya, baik dari segi harga maupun kemampuan tempur.

“Saya katakan kepada mereka: itu bukan yang saya maksud. Saya ingin drone dengan harga 35.000 sampai 40.000 Dolar. Drone buatan Iran itu sangat bagus, cepat, mematikan, dan jujur saja, cukup menakutkan,” tambahnya.

Pernyataan Trump ini secara tidak langsung menjadi pengakuan atas kemajuan signifikan Iran dalam teknologi drone militer, yang selama ini menjadi kekhawatiran utama Pentagon dan sekutu-sekutunya di kawasan Timur Tengah.

Iran, dalam beberapa tahun terakhir, diketahui telah mengembangkan berbagai jenis drone tempur dan pengintai dengan jangkauan operasional luas, tingkat akurasi tinggi, serta kapabilitas serangan yang makin canggih. Sejumlah analis militer mencatat bahwa drone-drone Iran telah memainkan peran penting dalam berbagai konflik regional, termasuk di Suriah, Irak, dan Yaman.

Meski dilontarkan dalam nada keluhan terhadap mahalnya industri pertahanan AS, komentar Trump tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Presiden AS dari Partai Republik itu tak bisa menampik keunggulan strategis teknologi militer Iran dalam konteks global saat ini.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *