Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Brigade Sayyid al-Shuhada: Jika Israel Serang Irak, Kedutaan AS di Baghdad Kami Jadikan Target Utama Pembalasan

Kenapa Kataib Hizbullah Irak Tangguhkan Operasi Militernya terhadap AS?

POROS PERLAWANAN – Perwakilan Budaya Kataib Sayyid al-Shuhada Irak, Hasan al-Abadi memperingatkan bahwa jika Israel melancarkan serangan ke Irak, maka Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad akan menjadi target balasan.

“Zionis mengancam akan menyerang Irak. Sebagai jawaban, Kataib Sayyid al-Shuhada menegaskan bahwa jika Irak diserang, semua orang di Kedutaan Besar AS di Baghdad akan menjadi sasaran,” ujar al-Abadi dalam konferensi pers bertema “Posisi Media di Front Perlawanan” di Qom, pada Selasa 23 September, seperti dikutip Tasnim.

Al-Abadi menekankan pentingnya peran jurnalis dalam mengabarkan perjuangan Kelompok Perlawanan. Ia mencontohkan pertempuran di Tal Abu Jarad, ketika ISIS menyerang pasukan mereka dengan puluhan kendaraan bunuh diri setiap hari. “Para jurnalis tetap berada di garis depan bersama para pejuang. Tanpa mereka, perjuangan ini tidak akan terekspos. Bagi kami, jurnalis adalah prajurit tak dikenal,” katanya.

Ia juga mengingat kembali perang 12 hari antara Israel dan Iran, ketika konvoi dukungan yang digelar di Teheran menjadi sasaran serangan drone Israel. Meski tidak ada korban jiwa, ia menyebut minimnya liputan membuat perjuangan tersebut terabaikan. “Dalam membela kedaulatan, darah Irak tertumpah lebih cepat daripada darah Iran. Pada perang itu, Sayyid Haidar al-Mousavi, wakil Brigade Sayyid al-Shuhada, gugur di Iran. Kemartirannya adalah kelanjutan dari pengorbanan Syahid Qasim Soleimani di Irak,” tegas al-Abadi.

Terkait pelabelan Kataib Sayyid al-Shuhada sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, ia menyatakan hal itu dianggap sebagai kehormatan. “Label ini muncul karena dukungan penuh kami terhadap Republik Islam Iran. Kami juga terlibat dalam serangan ke pelabuhan dan bandara Israel, yang melumpuhkan infrastruktur Zionis,” ujarnya.

Menurutnya, sanksi AS terhadap Kelompok tersebut tidak lepas dari dinamika politik menjelang Pemilu Irak. “Kataib Sayyid al-Shuhada adalah salah satu pengambil keputusan dalam politik Irak. Abu Alaa al-Walai juga merupakan Anggota Kerangka Koordinasi Irak,” tambahnya.

Al-Abadi menutup dengan penegasan: “Kami tidak gentar dengan ancaman Zionis. Jika Irak menjadi sasaran, Kedutaan Besar AS di Baghdad akan menjadi target utama (serangan pembalasan kami).”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *