Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Elon Musk: Platform X Jadi Sasaran Serangan Siber Besar-besaran

POROS PERLAWANAN – Miliarder Amerika sekaligus pemilik platform “X”, Elon Musk, mengumumkan bahwa platformnya telah menjadi target serangan siber besar-besaran yang “kemungkinan dilakukan oleh kelompok terorganisir berskala besar atau bahkan negara tertentu.”

Menurut laporan Al Mayadeen pada Selasa (11/3), Musk mengonfirmasi bahwa platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter itu mengalami serangan siber masif pada hari Senin. Ribuan pengguna di Amerika Serikat dan Inggris melaporkan gangguan layanan akibat insiden tersebut.

Dalam sebuah unggahan di X, Musk menyatakan bahwa serangan ini “kemungkinan masih berlangsung.” Ia menulis, “Kami menghadapi serangan setiap hari, tetapi serangan kali ini dilakukan dengan sumber daya yang sangat besar.”

Musk menambahkan bahwa serangan tersebut bisa saja berasal dari “sekelompok besar yang terkoordinasi atau negara tertentu.”

Lonjakan Gangguan Layanan

Laporan dari pemantau pemadaman layanan Downdetector menunjukkan bahwa platform X mengalami peningkatan signifikan dalam laporan masalah teknis pada hari Senin. Lebih dari 8.000 kasus gangguan layanan tercatat di Inggris Raya menjelang pukul 14.00 GMT, setelah lonjakan laporan sejak pagi hari.

Selama pemadaman, banyak pengguna melaporkan kesulitan mengakses platform. Mereka menghadapi ikon pemuatan yang terus-menerus muncul saat mencoba menyegarkan umpan di aplikasi maupun situs web.

Dugaan Serangan DDoS

Alp Toker, direktur Netblocks, organisasi yang memantau akses ke layanan digital, menyatakan bahwa pola gangguan yang terjadi mirip dengan serangan Distributed Denial of Service (DDoS), yakni jenis serangan yang bertujuan melumpuhkan situs web dengan membanjirinya menggunakan lalu lintas internet dalam jumlah besar.

“Apa yang kami lihat sejauh ini konsisten dengan serangan DDoS sebelumnya, bukan akibat kesalahan konfigurasi atau pemrograman,” ujar Toker. Ia menambahkan bahwa pemadaman ini berlangsung lebih dari enam jam, menjadikannya salah satu gangguan layanan terlama yang pernah dialami oleh Twitter/X.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Meskipun Musk sebelumnya telah mengindikasikan bahwa platform X menjadi target serangan DDoS, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai pelaku di balik insiden ini. Investigasi lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan sumber serta motif serangan yang terjadi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *