Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Legislator Hizbullah: Pemerintah Lebanon dengan Fasilitas Minimnya Tak Mampu Hadapi Israel

Legislator Hizbullah: Pemerintah Lebanon dengan Fasilitas Minimnya Tak Mampu Hadapi Israel

POROS PERLAWANAN – Anggota Fraksi al-Wafa, Hasan Azizudin pada Selasa 11 Maret menyatakan, berlanjutnya agresi Israel menunjukkan bahwa Perlawanan harus tetap berada di wilayah Lebanon.

“Agresi hari ini menjelaskan fakta yang tak bisa diingkari siapa pun. Fakta itu adalah bahwa Hizbullah harus tetap ada. Perlawanan adalah sebuah kebutuhan vital nasional dan pada hakikatnya, sebuah tanggung jawab,” kata Azizudin, Fars melaporkan.

“Kehadiran Perlawanan diperlukan selama Israel melanjutkan agresi hariannya dan menduduki wilayah Lebanon. Mempertahankan Hizbullah dan persenjataannya adalah kewajiban nasional bagi tiap warga Lebanon, yang mesti berkomitmen untuk membela martabat, sumber daya nasional, kedaulatan, dan kemerdekaannya.”

Drone Israel menargetkan sebuah kendaraan di selatan Lebanon pada Selasa ini. Serangan itu terjadi di jalan Deir al-Zahrani menuju Humain al-Fauqa di selatan negara tersebut. Seorang warga Lebanon gugur dalam serangan tersebut setelah kendaraannya terbakar seluruhnya.

“Kita semua mengetahui fasilitas yang dimiliki Pemerintah Lebanon untuk menghadapi Musuh Zionis. Kita tahu bahwa Pemerintahan ini tidak mampu menghadapi Israel dengan kekuatan militer dan keamanannya.”

Azizudin lalu mengutip pernyataan Imam Musa Sadr di dekade 70 dan berkata,”Saat distrik al-Tayyibeh diserang, Imam Sadr berkata bahwa ketika Pemerintah tidak bisa menghadapi agresi musuh, kita sebagai bangsa berhak untuk melawan dan memerangi musuh.”

“Hizbullah berperan penting dalam melindungi sumber-sumber migas Lebanon. Hizbullah dengan tegas menyatakan tak akan membiarkan Israel melakukan penggalian. Dengan cara ini, Hizbullah melindungi sumber-sumber daya nasional Lebanon.”

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *