Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Ghalibaf: AS Menilai Kecerdasan Iran dari IQ Rendah Mereka Sendiri

POROS PERLAWANAN — Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyindir sikap Amerika Serikat yang terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan sembari mengklaim menginginkan penghentian perang.

Dalam unggahannya di platform X pada Senin (21/7/2026), Ghalibaf mengatakan Washington terus mengirimkan persenjataan baru ke Timur Tengah, tetapi pada saat yang sama menyatakan ingin menghentikan konflik.

“Amerika terus membawa peralatan militer baru ke kawasan sambil mengatakan mereka menginginkan perang berakhir. Mereka mengira tingkat kecerdasan kami sama dengan IQ mereka yang terbatas,” tulis Ghalibaf.

Ia menegaskan bahwa Iran telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi strategi politik dan militer Amerika Serikat sehingga siap menghadapi berbagai skenario yang mungkin muncul.

“Kami telah menjadi sangat berpengalaman dalam mengenali permainan-permainan Amerika ini dan telah mempersiapkan diri berdasarkan pengalaman tersebut. Tindakan harus membuktikan setiap klaim, bukan justru bertentangan dengannya,” tegasnya.

Barangkali persoalannya bukan pada Iran, melainkan pada cara Washington mengukur lawannya. Ketika kecerdasan orang lain dinilai dengan ukuran yang sama seperti mereka menilai diri sendiri, kesalahan kalkulasi bukan lagi sebuah kemungkinan, melainkan keniscayaan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *