Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Minta Kelompok-kelompok Poros Perlawanan di Gaza Umumkan Mobilisasi Publik

Hamas Minta Kelompok-kelompok Poros Perlawanan di Gaza Umumkan Mobilisasi Publik

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Hamas menegaskan bahwa Rezim Penjajah dan para pemukim Zionis akan kembali menodai kesucian Quds.

Dalam statemen yang dirilisnya, Hamas menyatakan bahwa upaya Zionis untuk menduduki perkampungan Syekh Jarrah akan sia-sia belaka, sebab ada para pria dan wanita tak terkalahkan di daerah itu; orang-orang yang telah bersumpah tak akan meninggalkan negeri mereka.

Menurut kutipan kantor berita SAFA dari statemen Hamas, perang di kota Quds masih tetap berkobar. Sebab itu, Poros Perlawanan yang berada di Gaza diminta untuk mengumumkan mobilisasi publik.

Hamas menegaskan, tujuan dari diumumkannya mobilisasi publik adalah agar Rezim Zionis menyadari akan menghadapi perisai kukuh untuk pembelaan terhadap Quds, meski ia memiliki semua fasilitas lengkap.

Hamas melanjutkan, semua warga Palestina dan Umat Muslim harus bergegas membela Quds, serta menggunakan semua sarana yang dimiliki untuk membebaskan kota suci tersebut.

Di akhir statemen, Hamas menegaskan akan terus bergerak di jalan syuhada Palestina.

Di lain pihak, Jubir Brigade Quds, sayap militer Jihad Islami, memperingatkan agar Israel tidak meneruskan tindak represifnya.

Abu Hamzah menyatakan, jika Rezim Zionis masih melanjutkan agresinya, maka “nyala api intifada Ramadan akan menjalar ke permukiman-permukiman Zionis”.

Mengutip pernyataan Abu Hamzah, kantor berita SAFA menyebut bahwa intifada Ramadan telah berubah menjadi neraka bagi orang-orang Zionis dan basis-basis militer mereka.

Menurut Jubir Brigade Quds, Hari Quds Internasional adalah hari perlawanan kaum tertindas terhadap arogansi dan terorisme AS-Zionis. Peringatan Hari Quds tahun ini bertepatan dengan intifada Ramadan.

Abu Hamzah mengingatkan, adegan-adegan mulia dan penolakan kezaliman bisa terlihat dalam intifada, yaitu ketika warga Quds dengan gagah berani menginjak-injak orang-orang Zionis.

Dia lalu meminta dari penduduk Quds dan Tepi Barat untuk bangkit melawan Zionis dan melancarkan operasi pembalasan terhadap musuh.

Abu Hamzah menegaskan, selama apa pun dan sebesar apa pun upaya yang dikerahkan kekuatan-kekuatan arogan, Quds tidak akan lenyap. Menurutnya, Brigade Quds akan terus mengawasi situasi dari waktu ke waktu.

“Perang kita dengan musuh terus berlanjut. Kami tidak akan melakukan gencatan senjata dan tak akan tawar-menawar untuk tanah Palestina, walau secuil pun. Kami semua meyakini janji-janji Allah untuk membebaskan Quds,” pungkasnya.

Tags: