Loading

Ketik untuk mencari

Iran Palestina

Ayatullah Khamenei: Tren Gerak Menukik Israel Menuju Kehancuran Telah Dimulai dan Tak Akan Berhenti

Ayatullah Khamenei: Tren Gerak Menukik Israel Menuju Kehancuran Telah Dimulai dan Tak Akan Berhenti

POROS PERLAWANAN – Dalam pidato di Hari Quds Sedunia, Ayatullah Ali Khamenei menyebut isu Palestina masih merupakan problem bersama Umat Islam yang terpenting dan teraktual.

Pemimpin Tertinggi Iran menyatakan, tidak ada yang lebih rendah dan absurd dari logika diciptakannya Rezim Zionis.

“Orang-orang Eropa mengklaim bahwa orang-orang Yahudi ditindas di masa Perang Dunia II. Maka, balas dendam bagi Yahudi harus dilakukan dengan cara menelantarkan sebuah bangsa di Asia Barat dan membantai mereka.”

“Ini adalah logika yang diandalkan negara-negara Barat untuk mendukung Rezim Zionis secara membabi buta. Dengan demikian, mereka telah melanggar sendiri semua klaim soal HAM dan demokrasi. Ini adalah kejadian menggelikan, sekaligus memprihatinkan, yang berlangsung selama 70 tahun dan tiap beberapa saat, lembaran baru ditambahkan kepadanya,” papar Ayatullah Khamenei, seperti dilansir al-Alam.

”Sejak hari pertama, Israel telah menjadikan Palestina sebagai kamp terorisme. Israel bukan sebuah negara, tapi pangkalan teror terhadap Palestina dan bangsa-bangsa Muslim lain. Perlawanan terhadap rezim haus darah ini adalah perlawanan kepada kezaliman dan terorisme. Ini adalah tugas semua pihak,” lanjutnya.

Ayatullah Khamenei menjelaskan, jika kejadian-kejadian pada dekade 40-an di Iran, Turki, dan negara-negara Timteng hingga utara Afrika dipelajari, akan diketahui bahwa kelemahan dan perpecahan di tengah Umat Islam adalah lahan pembuka dirampasnya tanah Palestina.

Meski demikian, tandasnya, kondisi dunia saat ini berbeda dengan masa itu. Ayatullah Khamenei menilai, perimbangan kekuatan sekarang ini menguntungkan Dunia Islam. Krisis Pilpres di AS, kegagalan AS dan Eropa dalam menangani pandemi Corona, dan kekacauan politik-sosial di negara-negara terpenting Eropa adalah pertanda merosotnya kekuatan Kutub Barat.

“Di lain pihak, perkembangan Poros Perlawanan di kawasan-kawasan Islam paling vital, tumbuhnya kemampuan defensif-ofensif mereka, munculnya kesadaran diri, motivasi, dan harapan bangsa-bangsa Muslim, meningkatnya minat terhadap slogan-slogan Islam-Qurani, pertumbuhan ilmiah, perkembangan sikap mandiri bangsa-bangsa, semua ini adalah tanda-tanda penuh berkah yang mengisyaratkan masa depan lebih baik,” tutur Ayatullah Khamenei.

Pemimpin Tertinggi Iran ini menegaskan, bersatunya Muslimin pada poros Quds adalah mimpi buruk Musuh Zionis dan para pendukungnya di AS dan Eropa. Proyek Kesepakatan Abad Ini dan normalisasi hubungan dipandang Ayatullah Khamenei sebagai “upaya sia-sia untuk kabur dari mimpi buruk ini”.

“Saya nyatakan dengan tegas bahwa upaya-upaya ini tidak akan berhasil. Pergerakan menukik menuju kehancuran Rezim Zionis telah dimulai dan tak akan berhenti,” tandasnya.

Di akhir pidato, Ayatullah Khamenei menyebut 2 faktor penting yang akan menentukan masa depan. Pertama, dan yang paling penting, kelanjutan perlawanan di dalam Palestina serta penguatan garis jihad dan syahadah. Kedua, dukungan global negara dan bangsa-bangsa Muslim di seluruh dunia untuk para pejuang Palestina.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135