Hizbullah Serang Pusat Komunikasi Satelit Israel di Wadi Ella
POROS PERLAWANAN — Kelompok Perlawanan Islam Lebanon, Hizbullah meluncurkan serangan roket presisi ke fasilitas komunikasi satelit Militer Israel di Wadi Ella, Wilayah tengah Palestina yang Diduduki, Senin malam. Target utama berupa instalasi komunikasi strategis milik Unit Komunikasi dan Pertahanan Siber Militer Israel.
Pernyataan resmi Hizbullah menyebut lokasi fasilitas berada sekitar 160 kilometer dari perbatasan Lebanon. Operasi tersebut menjadi respons terhadap serangan militer Israel yang menyasar puluhan kota dan desa di Lebanon, termasuk wilayah selatan Beirut.
Target Infrastruktur Komunikasi Strategis
Laporan Kantor Berita Iran Tasnim pada Selasa 10 Maret, menyebut fasilitas yang menjadi sasaran merupakan salah satu pusat penting dalam jaringan komunikasi satelit Israel. Analisis citra lokasi menunjukkan banyak antena penerima gelombang satelit di kompleks tersebut.
Fasilitas tersebut teridentifikasi sebagai Emek HaEla Teleport, juga dikenal sebagai SES Satellite Station. Instalasi satelit tersebut dikelola perusahaan komunikasi satelit internasional SES S.A yang berbasis di Luksemburg.
Stasiun tersebut terhubung dengan jaringan teknologi satelit perusahaan Gilat dan berfungsi sebagai salah satu pusat komunikasi satelit utama Israel.
Sistem tersebut menerima data dari satelit militer serta satelit pengintaian seperti Amos dan Dror. Informasi kemudian disalurkan melalui jaringan serat optik perusahaan telekomunikasi Bezeq menuju Pusat Komando Militer Israel yang mengendalikan operasi pertahanan serta operasi militer ofensif.
“Jantung Sistem Komunikasi Satelit”
Tasnim menggambarkan pusat komunikasi Emek HaEla sebagai “jantung sistem komunikasi satelit” Israel di darat.
Fasilitas tersebut menjalankan fungsi distribusi data strategis menuju pusat pengambilan keputusan militer. Jaringan komunikasi tersebut juga terhubung dengan sejumlah fasilitas di luar Israel, termasuk Azerbaijan, Hungaria, serta beberapa negara Eropa.
Analisis Tasnim menilai serangan terhadap fasilitas tersebut berpotensi mengganggu jaringan komunikasi strategis Israel.
Media Israel Laporkan Kerusakan
Sejumlah media Israel melaporkan kerusakan pada fasilitas strategis di wilayah Beit Shemesh, dekat Yerusalem yang Diduduki.
Laporan media tersebut menyebut dua lokasi sensitif di wilayah tengah Israel terdampak serangan roket Hizbullah. Serangan tersebut juga disebut melibatkan penggunaan roket presisi untuk pertama kali sejak konflik berlangsung.
Selain operasi di Wadi Ella, pejuang Perlawanan Islam Lebanon juga meluncurkan serangan terhadap Pangkalan Ramla, markas Komando Front Dalam Negeri Militer Israel di tenggara Tel Aviv.
Pangkalan tersebut berada sekitar 135 kilometer dari perbatasan Lebanon–Palestina dan menjadi salah satu Pusat Komando Keamanan Internal Israel.
Serangan terhadap dua fasilitas strategis tersebut menandai peningkatan intensitas konfrontasi militer yang terus berkembang di Kawasan.
