Loading

Ketik untuk mencari

Iran

IRGC: Penghentian Serangan terhadap Lebanon Jadi Syarat Utama Gencatan Senjata Regional

POROS PERLAWANAN – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa penghentian serangan terhadap Lebanon menjadi syarat utama bagi terwujudnya gencatan senjata dalam konflik di Kawasan.

Mengutip laporan Mehr News Agency pada Jumat 5 Juni, IRGC dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa setiap kesepakatan gencatan senjata harus mencakup penghentian menyeluruh operasi militer di seluruh medan konflik, terutama di Lebanon.

“Prasyarat utama kami untuk menerima gencatan senjata dalam perang regional adalah penghentian pertempuran di seluruh front, termasuk Lebanon,” demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga menyerukan penghentian segera serangan terhadap wilayah dan rakyat Lebanon, serta meminta penarikan pasukan Israel dari daerah pendudukan hingga kembali ke garis perbatasan internasional. Selain itu, IRGC menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon demi stabilitas Kawasan.

Dalam pernyataannya, Lebanon digambarkan sebagai simbol kehormatan dan keteguhan bangsa-bangsa di Kawasan yang hingga kini masih menghadapi serangan militer Israel.

IRGC menilai berbagai kecaman dari sejumlah negara maupun lembaga internasional belum mampu menghentikan konflik. Pernyataan itu juga mengkritik peran Amerika Serikat yang dinilai belum menghasilkan langkah efektif untuk mengakhiri kekerasan di Kawasan.

Lebih lanjut, IRGC menyatakan bahwa rakyat Lebanon tidak akan menerima hasil politik yang dipaksakan melalui tekanan militer. Berbagai tujuan yang tidak tercapai di medan perang, menurut IRGC, tidak dapat diwujudkan melalui kesepakatan yang merugikan kepentingan Lebanon.

Di akhir pernyataannya, IRGC menegaskan dukungan terhadap rakyat Lebanon dan menyebut bahwa stabilitas Kawasan tidak akan terwujud tanpa penyelesaian persoalan wilayah yang disengketakan serta penghormatan terhadap kedaulatan Lebanon.

Pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan antara Israel dan Kelompok Perlawanan di Kawasan, yang dalam beberapa pekan terakhir memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *