IRGC Serukan Segera Evakuasi Fasilitas Industri Terkait AS di Asia Barat
POROS PERLAWANAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali memperingatkan pemilik dan pekerja fasilitas industri yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat di kawasan Asia Barat untuk segera melakukan evakuasi. Peringatan tersebut disampaikan menjelang potensi serangan balasan Iran terhadap target yang dinilai terkait kepentingan Amerika.
Menurut laporan Press TV pada Selasa 17 Maret, Kantor Humas IRGC mengeluarkan peringatan tersebut melalui pernyataan resmi pada Senin 16 Maret. Pernyataan tersebut ditujukan kepada pemilik industri yang berafiliasi dengan Amerika Serikat di Kawasan.
Dalam pernyataan tersebut, IRGC meminta pemilik industri serta warga yang tinggal di sekitar fasilitas yang memiliki saham Amerika untuk meninggalkan area tersebut guna menghindari dampak serangan.
“Kami memperingatkan Rezim Amerika yang kalah untuk mengevakuasi semua industri Amerika di wilayah tersebut. Kami juga meminta orang-orang yang tinggal di sekitar industri tempat warga Amerika memiliki saham untuk meninggalkan area tersebut agar tidak mengalami kerugian,” bunyi pernyataan IRGC.
IRGC juga memperingatkan potensi serangan dalam waktu dekat terhadap fasilitas yang disebut memiliki keterkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat.
“Dalam beberapa jam mendatang, industri-industri ini akan menjadi target dan diserang,” lanjut pernyataan tersebut.
Sejak awal konflik, Iran meluncurkan serangan balasan terhadap aset militer Amerika Serikat di kawasan Asia Barat serta sejumlah target di wilayah Israel.
Pemerintah Iran menyatakan tetap menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara-negara tetangga. Serangan balasan, menurut pernyataan resmi Teheran, diarahkan pada aset dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Teheran juga memperingatkan negara-negara di Kawasan agar tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan sebagai titik peluncuran operasi militer terhadap Iran.
