Jenderal Naqdi: Pemuda Palestina, Hari Ini Giliran Kalian
POROS PERLAWANAN – Wakil Koordinator Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Mohammad Reza Naqdi menyampaikan pesan emosional dan tegas kepada rakyat Palestina, menyerukan agar mereka memanfaatkan momentum historis yang menurutnya telah lama dinanti.
Dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui Kantor Berita Tasnim pada Kamis malam 19 Juni, Naqdi memuji semangat juang rakyat Palestina, khususnya para pemuda Gaza dan Tepi Barat, yang disebutnya sebagai garda terdepan kehormatan umat Islam.
“Rakyat Palestina yang heroik, singa-singa betina dan jantan yang gagah berani di medan jihad, kalian telah membuat umat ini bangga. Setelah 76 tahun perlawanan, hasilnya kini mulai tampak. Hari ini, para penjajah yang haus darah tengah melarikan diri, menyewa perahu untuk mencapai Siprus, menyelamatkan diri dari azab yang mereka tanam sendiri,” ujar Jenderal Naqdi.
Ia menekankan bahwa momen ini merupakan titik balik dalam sejarah perlawanan dan membuka jalan bagi perubahan besar di Kawasan.
“Hari ini adalah hari kalian, dan ini adalah giliran kalian. Kesempatan bersejarah yang kita nanti selama puluhan tahun kini hadir: inilah awal penentuan nasib Palestina dan masa depan Kawasan,” tambahnya.
Menggugah para pemuda Palestina yang hidup di Wilayah Pendudukan tahun 1948, Jenderal Naqdi menyerukan agar mereka tetap siaga dan menjaga momentum.
“Kalian yang telah menahan amarah kalian selama ini, yang hidup di jantung Wilayah Pendudukan, kalian adalah yang paling dekat dengan tujuan sensitif ini. Hari penentuan sudah dekat,” serunya.
Dengan gaya khas pemimpin Poros Perlawanan, Jenderal Naqdi menyebutkan kemungkinan kehadiran langsung di tengah perjuangan rakyat Palestina, bahkan dengan menyindir penangkapan pasukan musuh sebagai bagian dari perhitungan ke depan.
“Kami akan datang bergabung dengan kalian, mungkin bersama konvoi tawanan Amerika atau dengan cara lain yang akan ditentukan oleh takdir. Namun pastikan, kita akan bersama di Yerusalem, merayakan kemenangan agung dan menggelar doa bersama di Masjid Al-Aqsha.”
Jenderal Naqdi menutup pernyataannya dengan penuh keyakinan: “Hari keberangkatan menuju Yerusalem sudah sangat dekat. Jangan lupakan janji dan kesepakatan yang telah kita buat. Insya Allah, kemenangan dari Tuhan sudah dekat.”
